PEGADUNGAN-JARRAKPOSBALI.COM – Kelian Desa Adat Pasut Katiasa, Desa Dinas Pegadungan, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, Wayan Artana Yasa, ternyata cukup brilian.

Sebagai pemimpin adat, Artana Yasa pun mempunyai kepdulian tinggi terhadapa kemampuan dan kualiats sumber daya manusia (SDM) krama adatanya.

Salah satu upaya membangun kualitas SDM krama adatnya, Kelian Desa Adat Pasut Katiasa, Wayan Artana Yasa, mengadakan pasraman bagi kramanya. Di pasraman itu, para peserta pasraman dilatih dan diajarkan seni-budaya.

“Melalui Pasraman Desa Adat Pasut Katiasa Kelian Desa Adat ini anak-anak dilatih seni-budaya. Kami berpandangan bahwa sejak dini anak-anak diajarkan seni budaya, seperti tabuh dan tarian, serta seni sakral seperti pembuatan klakat, kelangsah, agar sejak dini anak-anak mengenal pembangunan desa bersifat TRI HITA Karana (Perayangan, Pawongan dan Pelemahan), gimana hubungan kita terhadap Ida Sanghyang widi, hubungan kita terhadap lingkungan dan hubungan dengan manusia,” jelas Kelian Desa Adat Pasut Katiasa, Wayan Artana Yasa, Minggu (1/3/2020) siang.

Baca Juga :  PMI BENTUK “BULELENG SEAMAN ASSOCIATION”, BUPATI AGUS DUKUNG

Menurut pandangan Kelian Desa Adat Pasut Katiasa, Wayan Artana Yasa, pasrama merupakan sarana yang sangat tepat untuk membina, mendidik, dan melatih krama adatnya dalam rangka meningkatkan SDM krama adatnya sehingga tidak tertinggal dari perkembangan zaman namun tetap mencintai budaya dan adat istiadat leluhurnya.

“Saya sebagai Kelian Adat Pasut Katiasa, Desa Pegadungan, sangat antusias membangun sumber daya manusia dan melalui pasraman ini bisa tumbuh kembangkan generasi muda yang handal dan terdidik sejak dini,” pungkas Artana Yasa.

Baca Juga :  TAK KUAT MENGHADAPI SITUASI HIDUP DEPRESI SUPARMANA MENGAKHIRI HIDUPNYA DENGAN MENEGUK RACUN

Penulis: Francelino
Editor: Jering Buleleng

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here