Berita

Begini Kronologis Kasus Penculikan Anak di Jembrana yang Bikin Heboh Warga

JEMBRANA, jarrakposbali.com ! Dari hasil pemeriksaan itensif yang dilakukan polisi dari Satreskrim Polres Jembrana, ternyata I Gusti Ngurah Bagus Arta Bangun (pelaku) asal Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Jembrana nekad menculik korban semata-mata untuk memenuhi nafsu birahinya.

Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Reza Pranata kepada sejumlah awak media menuturkan, berawal dari korban sesuai menambah angin ban sepeda gayunya di jalan Danau Kalimutu, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara, Jembrana.

Bermaksud pulang, Adam Maulana (12) asal Lingkungan Terusan, Kelurahan Loloan Barat, Negara, kemudian dihampiri pelaku yang mengendarai sepeda motor Vario warna putih dan memaksa korban untuk naik ke motor pelaku.

“Karena korban tidak mengenal pelaku, korban menolak. Namun pelaku terus memaksa korban agar mau naik ke motor pelaku,” terang AKP Reza, Jumat (1/7/2022).

Baca Juga :  VIRUS CORONA: JULI TETAPKAN SKEMA BARU TERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN DI PASAR

Namun lanjut AKP Reza, pelaku terus memaksa korban agar mau naik motor pelaku. Bahkan korban sempat berontak hingga HP pelaku jatuh dari genggamannya. Pelaku akhirnya berhasil mengajak korban dengan menarik setang sepada korban saat korban sudah mengayuh sepedanya.

“Hingga di jalan Gatot Subroto, pelaku berhenti dan menyuruh korban meninggalkan sepedanya. Korban kemudian meletakan sepeda gayungnya di bawah pohon,” imbuh AKP Reza.

  Jarrak Travel

Lanjut Reza, lagi-lagi pelaku memaksa korban agar mau ikut dengannya, namun korban menolak dengan cara memeluk pohon. Pelaku berhasil mengajak korban dengan cara menarik paksa tangan korban.

“Korban kemudian mau diajak ke rumah kosong yang berlokasi di jalan Udayana, negara. Namun belum sampai ditujuan, bibi korban melihat dan kemudian bibi korban membuntuti pelaku sambil menghapal plat motor pelaku,” tuturnya seijin Kapolres Jembrana.

Baca Juga :  Viral Isu Unjuk Rasa Hari Ini, Polres Buleleng Siagakan Personil dan Kelengkapan Pendukung

Setiba di rumah kosong lanjut AKP Reza, pelaku menurunkan korban di depan rumah kosong. Sementara pelaku masuk ke dalam untuk mengecek situasi.

Saat itulah bibi korban menghampiri pelaku dan menanyakan keberadaan pelaku termasuk tujuan pelaku mengajak keponakannya (korban).

“Pelaku saat ini mengaku teman korban, namun akhirnya kabur mengendarai sepeda motor,” tutup Reza.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Jembrana pada saat itu juga. Petugas yang menerima laporan langsung melakukan pengejaran dan kurang dari satu jam pelaku berhasil ditangkap.(dewa darmada)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: