1
Ming. Sep 27th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

NARKOBA: SATNARKOBA BULELENG PANEN ANGGOTA MAFIA NARKOBA MILINEAL

2 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Ternyata kini mulai terjadi regenerasi di kalangan mafia jaringan Narkoba di Bali Utara. Sebagai bukti, anggota jaringan Nakroba yang dibekuk Satnarkoba Polres Buleleng, merupakan generasi baru alias generasi milineal. Karena para tersangka Narkoba yang ditangkap polisi 90 persen berusia milineal.

Bersama kaum milineal jariangan Narkoba, polisi juga membekuk “Bunda Narkoba” Buleleng bernama Indri Sulistyaningsih, 30, yang akrab disapa Indri di kalangan mafia Narkoba itu.

Selain sang “Bunda Narkoba” Indri, Kasat Narkoba Made Derawi, SH, bersama anak buahnya juga menangkap lima anggota jaringan Narkoba. Mereka adalah Ketut Adi Sugiarta alias Blayag, 18, adalah seorang mahasiswa beralamat di Banjar Dinas Laba Nangga, Desa Pangkung Paruk, Kecamatan Seririt; Aditya Rahman alias Kedji, 22, beralamat di Banjar Dinas Munduk Kunci, Desa Tegallinggah, Kecamatan Sukasada; Mirza Karpawandi alias Iwan, 18, seorang mahahsiswa beralamat di Banjar Dinas Munduk Kunci, Desa Tegallinggah, Sukasada; I Made Budi Saputra alias Budi, 29, pegawai honorer, bertempat tinggal di Jalan Dewa Kunti No 5 D1 RT Gada Kelurahan Banjar Jawa, Singaraja; dan Kadek Saraswastika alias Bobo, 29, berasal dari Banjar Dinas Tampekan, Desa Tampekan, Kecamatan Banjar.

Baca Juga :  ORANG BALI HARUS BERANI BERSAING

Selasa (1/9/2020) siang di lobi depan Mapolres Buleleng di Jalan Pramuka No 1 Singaraja Satnarkoba memperlihatkan para tersangka kepada pers dalam acara jumpa pers.

Kegiatan jumpa pers itu dipimpin Wakapolres buleleng Kompol Loduwyk Tapihala, Kasatnarkoba AKP I Made Derawi, SH, dan Kasubbag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya, SH.

Sejumlah barang bukti disita dari para tersangka antara sabu-sabu, pong. Para tersangka itu dijeratkan dengan pasal 112 ayat (1) yo pasal 132 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun, dan denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar.

Baca Juga :  Gegara Bakar Sampah Akhirnya Kos-kosan dan Toko Sepeda Ludes Dilahap Si Jago merah

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *