BeritaDaerahGianyarHukum dan Kriminal

Sungguh Terlalu! Keranjingan Judi Online, Pria di Gianyar Nekat Nyolong Gamelan Gong

GIANYAR, jarrakposbali.com | Lantaran keranjingan judi online, I Ketut Darmawan (30), asal Banjar Batur, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, harus berurusan dengan polisi.

Pasalnya, dia nekad melakukan aksi pencurian gamelan gong milik Yayasan Jambe Agung Batubulan, Sukawati, Gianyar untuk berjudi online.

Menurut Kapolsek Sukawati Kompol Decky Hendra Wijaya, aksi pencurian dilakukan pelaku pada Jumat (19/8/2022) sekitar pukul 08.00 Wita di gudang penyimpanan gamelan gong milik yayasan yang berlokasi si Batubulan, Sukawati, Giayar.

“Atas kejadian tersebut, ketua yayasan kemudian melaporkannya ke Polsek Sukawati,” terang Kompol Decky Hendra Wijaya, Kamis (1/9/2022)

Baca Juga :  Villa for sell at Cangu Bali

Kemudian atas laporan tersebut, jararannya langsung melakukan penyelidikan dengan meminta informasi ke sejumlah pengerajin gambelan yang ada di wilayah Gianyar, Klungkung maupun wilayah lainnya.

  Jarrak Travel

Dari penyelidikan tersebut menurut Kapolsek Sukawati, akhirnya pelaku berhasil diamankan di rumahnya, berikut barang bukti berupa sejumlah gambelan gong.

Pelaku menurut Kapolsek Sukawati, melakukan aksinya dengan cara melompati pagar besi, kemudian memotong tali pengikat gamblan gong. Kemudian gamelan gong dimasukan ke dalam karung plastik. Sementara tempat gamelan dibiarkan begitu saja.

“Gamelan gong tersebut kemudian dia jual ke pengerajin gamelan di wilayah Klungkung dan Denpasar. Hasil penjualannya dia gunakan untuk berjudi online. Atas peristiwa tersebut korban mengalami kerugian sekitar seratus juta rupiah,” tutur Kapolsek Sukawati.

Kapolsek Sukawati menambahkan, pelaku merupakan residivis kasus pencurian. Pelaku juga melakukan aksinya di beberapa TKP. Saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolsek Sukawati untuk proses lebih lanjut.

Baca Juga :  TP. PKK Kabupaten Gianyar Salurkan Bantuan PMT dari Ketua TP. PKK Provinsi Bali

“Pelaku disangka melanggar pasal 363 ayat (1) ke-5 KUHP, subsider pasal 362 KUHP, jo pasal 65 ayat (1) KUHP,” tutupnya. (ded)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: