1 MAHASISWA UM KEMBANGKAN OLAHAN KOPI SELOREJO,BISA JADI ALTERNATIF IDE BISNIS DI ERA NEW NORMAL - Jarrak Pos Bali
29 Oktober 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

MAHASISWA UM KEMBANGKAN OLAHAN KOPI SELOREJO,BISA JADI ALTERNATIF IDE BISNIS DI ERA NEW NORMAL

2 min read

MALANG-JARRAKPOSBALI.COM – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Malang tahun 2020 sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, di tengah wabah COVID-19 tetap dilaksanakannya KKN sehingga disebutnya KKN edisi COVID-19.

Walaupun demikian, mahasiswa tidak diperkenankan tinggal di desa seperti tahun sebelumnya sehingga prosesnya dilakukan secara daring, namun tetap melakukan kunjungan ke Desa untuk melakukan kegiatan dengan memperhatikan protokol kesehatan dan pembatasan yang diberlakukan oleh pihak desa.

“Memang untuk tahun ini peraturannya seperti itu, mahasiswa tetap melakukan KKN tetapi tidak diperbolehkan untuk tinggal desa. Mereka melakukan kegiatannya melalui daring atau sistem online.” tutur Wiwik Wahyuni, dosen pembimbing lapangan Desa Selorejo.

Salah satu program kerja yang dilakukan tim mahasiswa KKN UM di Desa Selorejo adalah melakukan branding dan promosi Kopi Selorejo dalam upaya untuk mengenalkan Kopi Selorejo dan juga memberikan ide bisnis yang dapat dikembangkan oleh masyarakat Desa Selorejo, sehingga diharapkan produk yang dihasilkan mahasiswa KKN UM dapat dijadikan salah satu produk unggulan dari Desa Selorejo. Dalam pelaksanaanya, mahasiswa UM dilibatkan pihak desa untuk turut hadir dalam acara ibu-ibu PKK .

Baca Juga :  VIRUS CORONA: MULAI REDUP CORONA DI BULELENG, ODP TINGGAL 4, OTG JADI 109

Mereka diminta untuk mempresentasikan olahan produknya pada ibu-ibu PKK dan melakukan diskusi bersama-sama untuk mengembangkan ide bisnis rumahannya. Kegiatan ini dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan yakni dengan menjaga jarak, menggunakan masker dan tersediannya handsanitizer/tempat cuci tangan.

Selain mempresentasikan produknya, mahasiswa UM juga memberikan video tutorial pembuatan donat kopi dan pizza kopi dalam bentuk DVD yang mana dapat digunakan oleh ibu-ibu PKK untuk praktek di rumahnya masing-masing. “Kami sangat senang sekali dapat memberikan dan menerapkan ilmu dan pengalaman saya pada desa, apalagi melihat respon ibu-ibu PKK sangat antusias dalam agenda ini,” tutur Galih Satriyo, anggota tim KKN UM Desa Selorejo.

Galih, Mahasiswa KKN UM sebagai presenter dalam acara tersebut, menjelaskan bahwa perlu adanya alternatif bisnis dalam menghadapi tantangan era new normal. Banyak pihak yang merasakan efek pandemi, membuat perekonomian goyah sehingga perlu adanya suatu ide baru yang harus dikembangkan dalam mengembalikan perekonomian desa. Saat kegiatan berlangsung, dimulai dengan pengenalan sadar potensi alam yang dimiliki desa Selorejo, yakni Kopi Selorejo. Selanjutnya diberikan contoh produk olahan Kopi berupa varian Donat Kopi dan Juga Pizza Kopi. Pada akhirnya, ibu-ibu PKK dapat menmabah informasi baru dan berharap kemudian dapat dikembangkan secara mandiri.

Baca Juga :  NARKOBA: TRIO SIDETAPA PLUS ALEX “DIKARANTINA” DI POLRES BULELENG

“Alhamdulillah dengan adanya adik-adik KKN UM yang telah mengadakan Pelatihan, saya mewakili desa mengucapkan banyak terimakasih. Karena sebelumnya ibu-ibu PKK disini hanya membuat donat, tetapi dengan pelatihan ada suatu inovasi baru yaitu dengan kombinasi kopi yang menjadi dasar pembuatan donat. Semoga ilmu yang didapatkan dari kegiatan ini dapat dikembangkan dan harapan kami dikemudian akan menjadi produk unggulan dari Desa Selorejo.” Tutur Retno, selaku Sekretaris Desa Selorejo.

Program Pengabdian yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN UM di Desa Selorejo ini dilakukan sebagai tanggap terhadap efek pandemi COVID-19 terhadap perekonomian masyarakat Desa Selorejo.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *