20 Januari 2021

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

NENGAH DUIJA, IB RAKA SUARDANA DAN TRI HANDOKO SETOA KANDIDAT DIRJEN BIMAS HINDU

2 min read

JAKARTA-JARRAKPOSBALI.COM – Kementarian Agama RI melansir nama-nama yang dinominasikan untuk menjabat sejumlah jabatan penting di kementerian tersebut.

Seperti kandidat Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu (Dirjen Bimas Hindu, terdapat tidak nama yan menjadi nominasi menduduki jabatan tersebut. Ketiga kandidat nominasi Dirjen Bimas Hndu adalah I Nengah Duija (No Registrasi 301201465), Ida Bagus Raka Suardana (No Registrasi 301201502), dan Tri Handoko Seto (No Registrasi 301201461).

Kandidat Dirjen Bimas Katolik dijuga dinominasi tiga nama masing-masing Adrianus Eliasta Meliala (No Registrasi 301201484), Suparman (No Registrasi 30120 1488) dan Yohanes Bayu Samodro (No Registrasi 301201324).

Sementara untuk kandidat Dirjen PendidikanIslam juga diisi tiga nama yakni Muhammad Ali Ramdhani (No Registrasi 301201445), Muhtar Solihin (No Registrasi 301201528), serta Musahadi (No Registasi301201527).

Baca Juga :  MAHASISWA KKN UM DI DESA SEKETI BERINOVASI, JAHE MERAH JADI OLAHAN MAKANAN DAN MINUMAN

Untuk jabatan empuk Inspektur Jenderal dinominasi pula oleh tiga figur berpengamana yakni Deni Suardini (No Registrasi 301201563), Maman Saepulloh (No Registrasi 301201517), dan Mohamad Ali Irfan (No Registrasi 301201383).

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Nizar menjelaskan bahwa nama-nama yang diumumkan itu merupakan kandidat terbaik yang meraih poin tertenti. “Para calon pejabat pimpinan Madya Kementerian Agama Tahun 2020 ini telah mengiktui seleksi dan mereka menjadi yang terbaik. Pengumuman nama-nama ini berdasarkan urut abjad nama,” papar Nazar.
Pengumuman hasil akhir seleksi jabatan pimpinan tinggi madya Kementerian Agama 2020 ini bernomor: 10-M/Pansel/07/2020 tertanggal 28 Juli 2020.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: RP 4,6 M ANGGARAN KONI BULELENG TERKENA REFOCUSING

Bagaimana cara penetapan satu nama menjadi pejabat definitive? Nazar dalam surat pengantar pengumuman itu menjelaskan bahwa nama-nama tersebut akan diajukan ke Presiden RI melalui Menteri Agama untuk memilih satu nama sebagai pejabat definitive.

“Nama calon pejabat pimpinan tinggi madya dimaksud diajukan Menteri Agama selaku pejabat Pembina kepegawaian kepada Presiden RI untuk mendapatkan penetapan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” pungkas Nazar.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *