1
Ming. Sep 27th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

ASTIKA KADISDIKPORA, KARIAMAN KADISSOS, ARYA DIREKTUR RSUD BULELENG

3 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Tiga jabatan kosong dalam “kabinet” pemerintahan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, akhirnya terisi. Ketiga jabatan kosong itu adalah Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahrgara (Kadisdikpora), Kepala Dinas Sosial (Kadissos), dan Direktur RSUD Kabupaten Buleleng.

Made Astika, S.Pd, MM, yang menjabat Sekretaris Disdikpora, menjadi Kadisdikpora, I Putu Kariaman Putra, S.Sos, MM, sebelumnya sebagai Sekdissos, diangkat menjadi Kepala Dinas Sosial, dan dr Putu Arya Nguraha, Sp.PD, fungsional dokter madya RSUD, dipilih menjadi Direktur RSUD Kabupaten Buleleng.

Menariknya, ketiga pejabat eselon II ini bukan diangkat atas kehendak Bupati Agus tetapi melalui seleksi terbuka. Ketiganya merupakan peraih nilai tertinggi alias rangking pertama di jabatannya masing-masing.

Astika mengalahkan tiga lawannya yakni Nyoman Armaja, S.Pd, M.Pd (Kepala SMPN 1 Seririt), I Gusti Made Suryawan, SH (Kabid Penilaian Kinerja Aparatur dan Promosi BKPSDM), I Gede Arya Suardana, AP, MM (Camat Banjar).

Sementara Kariaman menyisihkan lima rival utamanya yakni Drs Made Supartawan, MM ( Kebag Pengawasan dan Humas Sekretariat DPRD Buleleng), Yayan Sutrisna, S.Sos (Kabid Perlindungan Jaminan Sosial Dissos Buleleng), I Ketut Cantyana, SP (Kabid Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran), Nyoman Widarma (Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Budaya Baca Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah), serta Ninik Sulistiyani, S.Pd, S.Kep Ns (Kabag Layanan Keperawatan RSUD).

Baca Juga :  JELANG KEDATANGAN DJOKO TJANDRA, BANDARA HALIM PERDANAKUSUMA DIJAGA KETAT

Sedangkan dr Arya menyingkirkan tiga pesaingnya yakni dr Sucipto, S.Ked, MAP (Wadir SBM RSUD Buleleng), drg I Ketut Wika (Kabag Aset RSUD Buleleng), dan drg Handy Sucita (fungsional dokter gigi utama RSUD Buleleng).

Mereka dilantik Bupati Agus di Lobi Athiti Wisma, Kantor Bupati Buleleng, Rabu (2/9/2020) pagi.

Ditemui usai pelantikan, Agus menjelaskan ketiga pejabat eselon II ini ke depan akan memikul beban berat. Utamanya di masa pandemi ini. Bagaimana Kepala Dinsos nantinya bisa mempertajam database sosial di Buleleng. Memperbaharui database tersebut sehingga tidak kadaluarsa. “Yang terpenting juga bagaimana terus memperjuangkan Buleleng di pusat mengenai permasalahan sosial yang ada,” jelasnya.

Kata dia, untuk Kadisdikpora, permasalahan yang harus segera dicarikan solusi adalah bagaimana sistem pembelajaran di masa pandemi ini menjadi lebih menarik. Tidak membosankan bagi para siswa.

Baca Juga :  GUBERNUR KOSTER AJAK SEMUA GOLONGAN MASYARAKAT BERSAMA-SAMA BANGUN BALI

Begitu pula untuk Dirut RSUD akan menjadi sangat berat. “Dirut RSUD berat sekali saat ini. Belum masa pandemi, belum lagi peningkatan kualitas pelayanan,” ujar Agus.

Pada pelantikan ini, juga diikuti oleh pejabat eselon III dan IV. Hal tersebut dilakukan untuk pengisian jabatan yang kosong.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng, Gede Wisnawa menyebutkan seleksi terbuka pada tiga posisi dilakukan segera dan transparan. Mengingat, tiga posisi tersebut sangat penting utamanya di masa pandemi ini. Semuanya berpengaruh sangat besar. “Kita bekerja ekstra guna mempercepat pengisian jabatan eselon II tersebut,” sebutnya.

Mantan Sekretaris DPRD ini menambahkan untuk eselon III dan IV memang belum semua terisi. Masih ada beberapa yang kosong. Ini dikarenakan pandemi juga. Nantinya, masih ada pengisian-pengisian terhadap eselon-eselon di bawah. “Akan diserahkan kepada pimpinan SKPD untuk mengusulkan karena yang mengetahui kinerjanya adalah pimpinan SKPD. Setelah itu ada kajian dari Tim sehingga sesuai dengan kompetensi yang dimiliki,” tutup Wisnawa.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *