1 INFO DEWAN: SATU RANPERDA INISIATIF DEWAN DAN DUA RANPERDA USULAN EKSEKUTIF LOLOS - Jarrak Pos Bali
29 Oktober 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

INFO DEWAN: SATU RANPERDA INISIATIF DEWAN DAN DUA RANPERDA USULAN EKSEKUTIF LOLOS

2 min read

Foto Jarrakposbali.com/Francelino: Rapat paripurna DPRD Buleleng

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Ranperda inisiatif DPRD tentang Pengarusutamaan Gender akhirnya lolos dan disepakati oleh seluruh fraksi di DPRD Buleleng, Bali, untuk dilakukan pembahasan.

Kamis (1/10/2020) DPRD Kabupaten Buleleng menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian penjelasan Komisi IV DPRD Kabupaten Buleleng terhadap Ranperda Inisiatif DPRD tentang Pengarusutamaan Gender dan penyampaian Nota Pengantar Bupati Buleleng terhadap Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Perkotaan Singaraja Tahun 2020 – 2040, dan Ranperda tentang Perusahaan Umum Daerah Swatantra, di Ruang Rapat Utama DPRD Buleleng.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Buleleng, Luh Hesti Ranitasari, SE, MM, menyampaikan penjelasan bahwa berdasarkan hasil pembahasan Badan Pembentukan Perda (BAPEM PERDA) DPRD Kabupaten Buleleng bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Buleleng dengan persetujuan seluruh Fraksi-Fraksi lingkup DPRD Kabupaten Buleleng telah menyepakati dan memberikan persetujuan bahwa Ranperda tentang Pengarusutamaan Gender untuk diterima sebagai Usulan Ranperda Inisiatif DPRD Kabupaten Buleleng supaya ditindaklanjuti untuk disampaikan kepada eksekutif agar mendapat pembahasan lebih lanjut.

Baca Juga :  OLAHRAGA: POLITISI RAMBAH OLAHRAGA, MANGKU MERTAYASA DILANTIK JADI KETUA UMUM PBVSI BULELENG

Sementara Bupati Buleleng, yang diwakili Wakil Bupati, dr. Nyoman Sutjidra,Sp.OG dalam penyampaian Nota Pengantarnya mengatakan terkait dengan Ranperda Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Perkotaan Singaraja Tahun 2020 – 2040, diajukan untuk melaksanakan ketentuan pasal 27 ayat (1) undang-undang nomor 26 tahun 2007 tentang penataan ruang dan pasal 132 ayat (3) peraturan daerah kabupaten buleleng nomor 9 tahun 2013 tentang rencana tata ruang wilayah kabupaten buleleng tahun 2013-2033, sehingga rencana detail tata ruang kawasan perkotaan singaraja tahun 2020-2040 perlu diatur dengan peraturan daerah.
Sedangkan Ranperda tentang Perusahaan Umum Daerah Swatantra diajukan untuk memenuhi ketentuan pasal 331 ayat (3) undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahaan daerah, dan pasal 4 ayat (3) peraturan pemerintah nomor 54 tahun 2017 tentang badan usaha milik daerah, yang menyebutkan bahwa badan usaha milik daerah terdiri atas perusahaan umum daerah dan perusahaan.

Baca Juga :  SAMBUT PEMBUKAAN PARIWISATA INTERNASIONAL, DISPAR BALI LAKUKAN VERIFIKASI ONLINE

Ditemui seusai rapat, Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna, SH, menyatakan, “Pada masa sidang tahun ini sedikit tersendat dikarenakan efek pandemi COVID-19 yang menyebabkan seluruh kegiatan ada masa awal pandemi di bulan Maret ditiadakan.”

Kata Supriatna, untuk selanjutnya Ranperda yang belum bisa dibahas pada masa sidang tahun ini, akan dilanjutkan pembasannya pada masa sidang di tahun berikutnya.

Rapat dipimpin Ketua DPRD kabupaten Buleleng, Gede Supriatna, SH didampinggi para Wakil DPRD, hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra. Sp.OG, Sekkab Buleleng Gede Suyasa, para Asisten Setkab dan Tim Ahli Bupati di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Buleleng, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan COVID-19, sementara undangan lainnya mengikuti jalannya rapat melalui daring.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *