1
Sen. Sep 28th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

UMAR BAKRIE: PERSETERUAN 15 GGD DENGAN BKD BONDOWOSO HAPPY ENDING

2 min read

BONDOWOSO-JARRAKPOSBALI.COM – Para Guru Garis Depan (GGD) di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur (Jatim) patut berterima kasih kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Sebab perseteruan 15 GGD dengan BKD Kabupaten Bondowoso happy ending.

Karena KASN bersama Asisten Asisten KASN Bidang Pengawasan Pengisian JPT Wilayah 1, Agung Endrawan SH.,MH didampingi Penyelidik ASN Baiq Nina Meinastity S.STP, telah membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi GGD di Bondowoso.

Maka itu, sudah sepantasnya sejumlah GGD Bondowoso, menyampaikan ucapan terimakasih kepada KASN da Asisten A KASN Bidang Pengawasan Pengisian JPT Wilayah 1, Agung Endrawan, SH, MH, didampingi Penyelidik ASN Baiq Nina Meinastity S.STP, telah membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi GGD di Bondowoso.

“Kami menyampaikan ucapan terimakasih kepada KASN da Asisten A KASN Bidang Pengawasan Pengisian JPT Wilayah 1, Agung Endrawan, SH, MH, didampingi Penyelidik ASN Baiq Nina Meinastity S.STP, telah membantu menyelesaikan permasalahan kami ini,” ucap para GGD seperti dilansir JurnalPatroliNews.

Baca Juga :  BAPOMI BALI MENGIKUTI 16 CABANG OLAH RAGA DARI 19 CABOR DIPERTANDINGKAN TERMASUK 146 ATLET DAN 60 OFISIAL YANG BERLOMBA PADA POMNAS XVI DI DKI JAKARTA

Informasi yang diperoleh media ini bahwa masalah GGD itu adalah 15 GGD di Bondowoso ijazah mereka tidak linear dengant tugas yang ditekuni saat ini sebagai GGD sehingga menjadi masalah di BKD Bondowoso.

“Dalam hal penempatan GGD yang sebelumnya ijazah tidak sesuai dengan tugas mengajarnya, setelah dilakukan mediasi oleh KASN kemudian memperoleh hasil,” demikian hasil mediasi KASN Kamis (2/7/2020).

Apa hasil mediasi tersebut. Ternyata mediasi yang dilakukan KASN tersebut membuahkan hasil. BKD Bondowoso memberikan opsi untuk memilih kuliah lagi atau alih tugas ke jabatan lain.

Berikut hasil mediasi yang dilalukan KASN. Pertama,4 GGD akan ditempatkan di SMP sesuai dengan Ijazah S1 sebagai Guru Mata Pelajaran; Kedua, 3 guru akan menempuh kuliah lagi dan tetap melaksanakan tugas sesuai SK Pertama yaitu sebagai guru PJOK.

Baca Juga :  UPDATE PENANGGULANGAN COVID-19 BALI, MINGGU 27 SEPTEMBER 2020

Ketiga, 8 guru akan dialihtugaskan ke OPD sesuai dengan Ijazah S1 yang dimiliki di Pemerintah Kabupaten Bondowoso.

“Hasil tersebut juga sudah kami konfirmasi kepada Plt Kepala BKD Bondowoso Pak Wawan,” demikian isi surat bertandatangan lengkap.

Dalam surat kesepakatan tersebut dijelaskan, 15 GGD akan ditempatkan pada BLK sebagai instruktur sebanyak 3 dan 5 guru akan dialihtugaskan ke OPD di Pemerintah Kabupaten Bondowoso sesuai dengan Ijazah S1 yang dimiliki. Tiga guru yang memilih untuk menempuh kuliah akan tetap melaksanakan tugas sesuai dengan SK Pertama yaitu sebagai Guru PJOK, serta 4 Guru akan ditempatkan di SMP sebagai Guru Mata Pelajaran sesuai dengan Ijazah S1 yang dimiliki.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *