1
Ming. Sep 27th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

AHOK NGAKU DIA DIGAJI UNTUK SELAMATKAN UANG PERTAMINA

2 min read

JAKARTA-JARRAKPOSBALI.COM – Keputusan Menteri BUMN Erick Thohir memilih Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) ternyata tidak salah.

Sebagai bukti, Ahok yang dikenal sebagai Mr Clean itu menegaskan bahwa siapapun untuk tidak coba-coba bermain api dengan mengkorupsi uang Pertamina.

Dalam video yang diunggah di akun Youtube resmi Pertamina yang dikutip media ini, Ahok memaparkan bahwa saat ini Pertamina telah menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mengamati keuangan perusahaan “plat merah” tersebut.

“Jadi sekarang kita ada MoU dengan KPK. KPK setiap saat bisa minta data apa saja dengan kita. Kita mau kejar PPATK. Jadi sekali lagi siapapun yang mau korup di Pertamina, hati-hati, Anda nikmati, kami akan lacak Anda melalui PPATK,” tandas Ahok dengan nada ancam, Senin (3/8/2020).

Baca Juga :  ANGGOTA DPR RI SUPADMA RUDANA BAGI-BAGI SEMBAKO DI SERIRIT

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebutkan bahwa saat ini Pertamina semakin transparan dan terbuka. “Saya katakan enggak ada rahasia di sini (Pertamina), semua terbuka. Nah ini yang kita lakukan sekarang. Dan yang paling penting bagi saya, insan Pertamina harus yakin atas Pertamina, harus memiliki Pertamina,” kata Ahok.

Kata dia, dirinya ditempatkan di Pertamina agar perusahaan tersebut lebih baik ke depannya. Atas dasar itu, dia mengingatkan agar jangan ada lagi orang yang berniat ingin merusak perusahaan minyak dan gas milik negara itu.

“Kan saya ditaruh di sini untuk menyelamatkan uang Pertamina. Saya digaji untuk menyelamatkan uang Pertamina. Ya sudah saya akan berupaya untuk lakukan. Walaupun kalian bisa main politik macam-macam, saya kan orang politik, main politik sama saya mah sudah biasa,” tandas Ahok dengan gaya khasnya.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: DINAS PERIZINAN BULELENG TERAPKAN PRIORITAS PELAYANAN

Dalam akun Youtube resmi Pertamina yang dikutip media ini, Ahok juga kembali mengutarakan tentang rencana pembentukan sub holding yang sudah menjadi rencana lama. Kata dia, peran komisaris, direksi dan insan Pertamian sangat penting untuk terwujudnya restrukturisasi ini.

“Cerita bikin sub holding ini, sudah lama ceritanya. Jadi jika bilang pengetahuan ya, buat insan Pertamina, pejabat Direksi, Dekom Pertamina. Bayar konsultan kaliber dunia. Siapa juga sudah tahu, apa juga tahu,” tandas pria dengan sebutan baru BTP itu berapi-api.

Ahok mengaku Pertamina berencana untuk melakukan penghematan di sektor Hulu dan beberapa rencana lain. “Kita rampingkan dulu Hulu, kita mau penghematan minimal 20 persen, kita akan periksa, kita kirim audit terus, salah dimana. Dan saya senang, kita sudah mulai ketemu auditnya,” pungkas Ahok.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *