18 Januari 2021

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

POLISI BAGI MASKER, TNI HUKUM PUSH-UP WARGA TAK PAKAI MASKER

1 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Dua sikap berbeda diambil dua lembaga Polri dan TNI. Polri masih melakukan pendekatan bagi-bagi masker, sedangkan TNI bersikap tegas dengan menghukum push-up warga yang tidak memakai masker.

Seperti di Gerokgak, Bhabinkamtibmas dari Polsek Gerokgak bagi-bagi masker dalam situasi adaptasi kebiasaan baru di tengah Pandemi COVID-19. Ini dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Banyupoh, Polsek Gerokga Bripka Nyoman Gelgel. Ia memberikan masker kepada warga binaan, Rabu (2/9/2020) pukul 11.00 wita bernama Gede Purnayasa dari Banjar Dinas Melanting, Desa Banyupoh.

Baca Juga :  EKS-PEGAWAI PT MNA GELAR DEMO, KEMENTERIAN BUMN DIHADIAHI KARANGAN BUNGA

Sementara itu Kapolsek Gerokgak Kompol Made Widana, SH, menerangkan, “Berbagai upaya pendisiplinan termasuk kepedulian begitu juga dengan bakti sosial telah dilakukan oleh jajaran anggota Polsek dalam mencegah pandemi COVID-19, termasuk himbau warga dengan pengeras suara selalu ditekankan utk gunakan masker terutama saat berada diluar rumah.”

Sementara di Kota Singaraja, TNI mulai bersikap tegas terhadap masyarakat yang masih bandel dengan tidak mau menggunakan masker saat keluar rumah. Informasi yang diperoleh media ini menyebutkan bahwa Babinsa Kelurahan Kampung Bugis yang menemukan empat warga yang semuanya pria tidak menggunakan masker saat berada di luar rumah, langsung diberi hukuman berupa push-up.

Baca Juga :  PATROLI HUNTING: KAPOLSEK YUDISTIRA BAGI MASKER GRATIS KEPADA PELANGGAR PROKES

Hukuman push-up itu dilakukan di areal objek wisata eks-Pelabuhan Buleleng, Singaraja.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *