29 November 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

Revitalisasi Pasar Banyuasri Di Buleleng Telah Capai 92,5%

2 min read

Foto Prokom Buleleng: Pasar Banyuasri Singaraja sedang dalam penyelesaian

SINGARAJA, JARRAKPOSBALI.COM – Pengerjaan revitalisasi Pasar Banyuasri di Kota Singaraja Kabupaten Buleleng, Bali, telah mencapai 92,5 persen. Pada kontrak kerja, pengerjaan ini selesai pada akhir Desember 2020.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Buleleng, I Putu Adiptha Ekaputra saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon, Senin (2/11/2020).

Adiptha Ekaputra menjelaskan, hingga akhir Oktober 2020 pengerjaan sudah mencapai 92,5 persen. Pada Hari Sabtu, (31/10) telah dilakukan pemasangan atap terakhir dimana pemerintah melalui DPUTR diundang untuk menghadiri. Pada rencana awal, di akhir Oktober 2020 ditargetkan pekerjaan mencapai 89 persen. “Tinggal 7,5 persen lagi. Astungkara lancar sehingga pada awal Desember 2020 bisa mencapai 100 persen,” jelasnya.

Saat ini, tengah dilakukan pengerjaan penataan site. Lalu, penataan taman juga dilakukan. Sentuhan terakhir terhadap rumah dan toko (ruko) serta gedung utama juga dilakukan. Selain itu, kelistrikan secara umum sudah selesai dikerjakan. Namun, ada sambungan-sambungan kecil yang masih harus disempurnakan. “Untuk listrik, yang utama sudah nyambung. Tapi, masih ada pekerjaan yang kecil harus diselesaikan,” ujar Adiptha Ekaputra.

Baca Juga :  GELAR PASAR MURAH, PEMPROV BALI “WAJIBKAN” ASN BELI HASIL PERTANIAN LOKAL

Adiptha Ekaputra mengatakan, selama pengerjaan tidak ada kendala yang berarti. Hal tersebut dikarenakan sudah melewati nilai psikologis. Dengan tercapainya nilai 92,5 persen, tidak ada hambatan yang berarti di lapangan. Hanya memerlukan sentuhan-sentuhan terakhir terhadap gedung atau bangunan yang sudah berdiri. Sehingga, di awal Desember 2020 bisa mencapai 100 persen.

“Di kontrak akhir Desember 2020. Bisa diselesaikan awal Desember 2020. Jadi, ada waktu satu bulan untuk melakukan evaluasi-evaluasi,” katanya.

Baca Juga :  MEREKAM JEJAK MADE TEJA MEMBUDIDAYAKAN PORANG DI BULELENG

Sebelumnya, karena ada pandemi Covid-19 dan anggaran direlokasi untuk penanganannya, penyelesaian revitalisasi Pasar Banyuasri ini sempat direncanakan selesai pada April tahun 2021. Pada akhirnya, bisa selesai pada Desember 2020 dengan berbagai langkah yang diambil pemerintah di bawah kendali Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana.

Agus tetap meminta proyek ini selesai pada Desember 2020. Ini dikarenakan pengerjaan proyek revitalisasi Pasar Banyuasri sudah berjalan sangat baik dan melebihi target. Tidak ditemukan masalah yang berarti di lapangan. Dirinya juga yakin, pengerjaannya bisa diselesaikan tepat waktu.

“Sebagai kepala daerah, saya meminta proyek revitalisasi ini selesai pada bulan Desember 2020. Dan langsung bisa dibuka sehingga bisa menggerakkan perekonomian masyarakat di saat pandemi Covid-19,” tutupnya.(Mar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *