1
Ming. Sep 27th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

POLITIK: LAGI, KETUA DPC NASDEM BUSUNGBIU DAN JAJARANNYA RAMAI-RAMAI MUNDUR DARI NASDEM

2 min read

BUSUNGBIU-JARRAKPOSBALI.COM – Keputusan DPP NasDem menunjukkan kembali Ida Bagus Oka Gunastawa sebagai Ketua DPW Partai NasDem Bali, benar-benar bumerang bagi Partai NasDem. Bahkan keputusan itu benar-benar menjadi “virus coronoa politik” mematikan bagi Partai NasDem.

Sebagai bukti, terjadi gelombang pengunduran diri mulai dari massa akar rumput hingga kader yang duduk di struktual partai.

Gelombang aksi pengunduran diri para kader dan massa NasDem di Bali terutama di Kabupaten Buleleng terjadi setelah tokoh terpengaruh NasDem dari Bali Utara Nyoman Tirtawan, yang mantan anggota DPRD Bali periode 2014-2019, mendeklarasikan pengunduran diri dari Partai NasDem.

Kali ini giliran Ketua DPC Partai NasDem Kecamatan Busungbiu Nyoman Kader yang bersama jajarannya serta massa pendukung militan NasDem di Busungbiu yang menyatakan mundur dari partai besut Surya Paloh tersebut.

“Saya mundur dari Partai NasDem karena DPP NasDem tidak lagi mengharai aspirasi kami di bawah. Dan saya sebagai loyalis Pak Nyoman Tirtawan, saya kecewa berat dengan Gunastawa. Kalau DPP kembali tunjuk Gunastawa sebagai Ketua DPW NasDem Bali pasti semua pendukun saya mundur,” tantas Nyoman Kader, Selasa (4/2/2020) siang.

Baca Juga :  KASUS PENGANIAYAAN PMII DI PAMEKASAN: PMII BALI-NUSRA KECAM TINDAKAN PREMANISME POLISI

Seperti kader NasDem yang lain, Kaderr pun membongkar dosa-dosa Gunastawa yang membuat para kader di akar rumput tidak senang dengan kepemimpinan Gunastawa di DPW NasDem Bali. Kader mengungkapkan, selama Gunastawa berkuasa tidak ada transparansi pengelolaan keuangan di DPW NasDem.

“Kepemimpinan Gunastawa yang otoriter, manipulatif, tidak pernah mempertanggung jawabkan keuangan Partai (Banpol, sumbangan kader dan lain-lain. Gaya priyai dan pemalas serta sebagai virus corona Partai NasDem yang hanya menggerogoti kader dan uang partai memang layak direstorasi,” tegas Kader membongkar topeng kepemimpinan Gunastawa.

Kader mengikrar diri bahwa ia bersama para massa pendukung militannya akan selalu bersama Tirtawan. Bagi mereka, tokoh sekaliber Tirtawan patut diberi dukungan dan layak diberi tempat di partai maupun di pemerintahan karena jujur dan mau membela rakyat kecil. “Ribuan masa militant saya yang notabene pendukung kader sekaliber Nyoman Tirtawan, pasti tidak lagi bersama Partai NasDem. Kemanapun Tirtawan massa militant ini tetap ikut dan bersama Tirtawan,” tandasnya.

Baca Juga :  Bupati Badung Instruksikan GERTAK (gerakan serentak) Kebersihan

Kader mengaku heran kepada DPP Partai NasDem masih mau mempertahankan Gunastawa yang sudah jelas-jelas kinerjanya buruk sehingga membuat Partai NasDem di Bali kian kerdil. “Di Buleleng sekitar 10 ribu lebih pasti keluar dari Partai NasDem yang terkenal dengan jargon partai restorasi. Sungguh anekdot mempertahankan Oka Gunastawa yang dua kali gagal merebut kursi DPR RI,” tandas Kader.

“Kalau Pak Nyoman Tirtawan hasil karya sebagai kader Partai NasDem di DPRD Bali sudah dirasakan masyarakat. Pertama menyelamatkan uang rakyat Bali sebesar Rp 98 miliar di pos KPU Bali saat Pilgub 2018 lalu. Kedua, melalui banso, Pak Tirtawan sudah banyak membantu masyarakat di Buleleng bahkanjuga di Badung. Lalu, apa karya Gunastawa? Tidak ada, nol,” ungkap Kader.

Penulis: Francelino
Editor: Jering Buleleng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *