1
Jum. Sep 18th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

VIRUS CORONA: BULELENG KEDATANGAN 5 PMI LAGI

2 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Tampaknya penyebaran virus corona (COVID-19) di Buleleng, Bali, masih akan berlanjut, kendati sudah akan melambat. Ini lantaran Buleleng masih terus kedatangan migran pekerja Indonesia (PMI).

Kepana demikian? Karena para pasien positif COVID-19 di Buleleng adalah para PMI dan transmisi lokal. Fakta fatal kehadiran PMI adalah berujungnya lockdown bagi Banjar Dinas Celagi Batur, Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, akibat adanya hubungan PDP 18 dengan keluarga yang ditularkan kepada masyarakat pedagang di Bondalem.

Sekkab Buleleng Drs Gede Suyasa, M.Pd, dalam jumpa pers melalui video conference di ruang kerjanya, Senin (4/5/2020) sore menyebutkan bahwa tim Satgas Gugus Tugas Percepapan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kabupaten Buleleng hari ini kembal menjemput 5 orang PMI di Denpasar. “Hari ini kita melakukan penjemputan PMI sebanyak 5 orang,” ungkat Suyasa.

Baca Juga :  Berpacu Dengan Waktu Menguatkan TNI

Sementara itu, data perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng menunjukkan bahwa terdapat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Buleleng secara kumulatif berjumlah 43 orang, dengan rincian PDP Positif 37 orang, sudah dinyatakan sembuh 13 orang. Pasien yang dirawat di Buleleng sebanyak 20 orang, dirujuk ke RSUP Sanglah sebanyak 4 orang, dan pasien terkonfirmasi positif yang dirawat di luar Buleleng berjumlah 6 orang.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara kumulatif berjumlah 94 orang yang terdiri dari ODP yang masih dipantau 6 orang, ODP yang sudah selesai masa pantau berjumlah 88 orang.

Orang Tanpa Gejala (OTG) secara kumulatif berjumlah 631 orang dan sudah selesai masa pantau 428 orang, karantina mandiri 200 orang, dan karantina di RS Pratama Giri Emas 3 orang.

Baca Juga :  ESAI BUDIDAYA PORANG: LUNASI HUTANG DAMPAK COVID-19 MELALUI BUDIDAYA PORANG

Pemantauan juga terus dilakukan kepada pelaku perjalanan daerah terjangkit dan daerah transmisi lokal (tanpa gejala). Secara kumulatif berjumlah 2.899 orang dengan rincian 2.379 orang diantaranya sudah selesai masa pantau selama 14 hari dan sisa yang masih dipantau sebanyak 520 orang, terdiri dari pekerja kapal pesiar 377 orang, TKI lainnya terdapat 74 orang, WNA 4 orang.

“Pulang dari luar negeri 6 orang, serta orang yang datang dari daerah transmisi lokal di Indonesia berjumlah 59 orang,” pungkas Sekka Suyasa.

Penulis: Francelino
Editor: Jering Buleleng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *