BeritaDaerahHukum dan Kriminal

Adv. Wayan Sumardika Tetap Jadi Sandaran Masyarakat Kecil Dengan Segala Permasalahanya

DENPASAR-jarrakposbali.com | 1,5 Tahun lebih sudah wabah penyakit bernama Covid-19 melanda Tanah Air. Namun, entah hingga kapan penyakit ini akan enyah dari masyarakat Indonesia. Yang pasti, setiap pekan, angka terkait pasien Covid-19 sembuh, angka positif Covid 19 bertambah hingga jumlah kematian akibat Covid-19, terus berubah. Fluktiasi.

Yang pasti pula, Covid 19 ini telah memberikan dampak negatif bagi sektor kesehatan, perekonomian, dan juga pengangguran terhadap masyarakat Bali dan Indonesia pada keseluruhan. Hal tersebut disampaikan Adv. Wayan Sumardika, SH, CLA.dikantorya, Jalan Muding Indah no 99x Kerobokan Badung,Rabu (4/8/2021).

 

“Setelah beberapa fase pembatasan sosial, terlihat indikasi dimana masyarakat menjadi semakin tidak peduli akan kondisi pandemi yang berkepanjangan sehingga mengakibatkan kejenuhan dan semakin mengabaikan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Adv. Sumardika.

Baca Juga :  PELANTIKAN PERBEKEL TAHAP AKHIR, PAS: “WUJUDKAN VISI MISI SAAT KAMPANYE”

 

Ini adalah kondisi dimana, kondisi mental masyarakat sudah jauh menurun dalam usaha melawan pandemi. Kondisi ini adalah fenomena global yang terjadi di hampir semua belahan dunia.

 

“Keletihan sosial ini berbahaya karena masyarakat menjadi semakin skeptis terhadap kebijakan pemerintah, kurang responsif terhadap pesan yang disampaikan dalam kampanye publik, dan kurang peduli pada protokol kesehatan. Kasus kerumunan di tempat hiburan, acara sosial dan kegiatan politik adalah penanda yang jelas dari kondisi keletihan sosial ini,”tegas Adv. Sumardika.

 

Kemudian,”Banyak muncul kasus kasus dari Masyarakat seperti, kasus perbuatan pidana, kasus perceraian, kasus sengketa warisan maupun kasus-kasus hutang piutang baik dari sisi perbangkan, leasing, koperasi dan lainnya, ” imbuh Adv. Sumardika.

Baca Juga :  Hadiri Pisah Sambut Danyon Mekanis Garuda Nusantara, Bupati Tamba Minta Tetap Sinergi Tangani Covid-19

 

Selanjutnya,”Kami dari sisi praktisi hukum mempunyai hati nurani dan kewajiban untuk memberikan perlindungan hukum akan hak-hak daripada masyarakat dengan pihak yang diajak berhadapan,”beber Adv.Sumardika.

 

Walaupun,”Kami tau akan keterbatasan masyarakat untuk membayar pengacara, tetapi kami punya hati nurani juga sebagai sesama manusia, dimasa seperti ini untuk membantu memberikan bantuan hukum terhadap masyarakat,”tegas Adv. Sumardika.

Setidaknya, ” Dengan kami memberikan bantuan hukum, Secara tidak langsung Kami bisa memberikan bantuan moral untuk tetap semangat dalam menghadapi cobaan. Setidaknya mereka merasa tidak sendirian dan bisa mengurangi kesetresan yang berkepanjangan dan akhirnya berakibat fatal pada setiap orang yang mengalamiya, “pungkas Adv. Sumardika.(td/JP). 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: