1 VIRUS CORONA: RP 4,6 M ANGGARAN KONI BULELENG TERKENA REFOCUSING - Jarrak Pos Bali
29 Oktober 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

VIRUS CORONA: RP 4,6 M ANGGARAN KONI BULELENG TERKENA REFOCUSING

2 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Wabah virus corona (COVID-19) bukan saja menelan korban jiwa, tetapijuga memporakporandakan anggaran KONI Buleleng, Bali.

Ya, akibat COVID-19, KONI Buleleng harsu kehilangan Rp 4,6 miliar anggarannya untuk tahun 2020 ini. Ini lantaran anggaran KONI Buleleng tururt terkena kebijakna refocusing Pemkab Buleleng.

KONI Buleleng merelakan Rp 4,6 anggaannya setelah kesepakatan dengan Tim Anggaran Pemkab Buleleng. Keputusan itu diambil setelah Tim Anggaran Pemkab Buleleng, TAPD menggelar pertemuan dengan KONI Kabupaten Buleleng dan Dinas Pendidikan Kabupaten Buleleng di ruang Sekkab Buleleng, di Jalan Pahlawan No 1 Singaraja, Selasa (5/5/2020).

Seperti dilaporkan Humas KONI Buleleng dalam press releasenya, pertemuan yang dipimpin Sekkab Buleleng Drs Gede Suyasa, M.Pd, membahas anggaran KONI yang bisa dialihkan untuk penanganan COVID-19 di Kabupaten Buleleng. Setelah melakukan penyisiran akhirnya didapatkan angka sebesar Rp 4,6 miliar yang akan dikembalikan kepada Pemkab Buleleng.

Baca Juga :  DANRAMIL SAWAN OBRAK-ABRIK JUDI CAP JIKI DI BEKAS LOKALISASI BUNGKULAN

Usai pertemuan Sekkab Suyasa menjelaskan, pertemuan dengan KONI dan Disdikpora merupakan tindak lanjut realokasi anggaran mengingat KONI Buleleng merupakan salah satu organisasi penerima hibah Pemkab Buleleng yang kemungkinan bisa dialihkan untuk disetor kembali kepada Pemkab Buleleng.

Ditanya kapan dana itu wajib diserahkan kepada Pemkab Buleleng, Sekkab Suyasa mengaku akan segera bersurat kepada KONI Buleleng . “Kami akan segera bersurat kepada KONI,” ujarnya.

Ketua Umum KONI Buleleng, Nyoman Arta Widnyana, didampingi Ketua Harian Gede Darmawan mengatakan bahwa tahun 2020 KONI Buleleng mendapatkan hibah bansos sebesar Rp 16 miliar . Dari besaran itu terdiri atas tiga point masing-masing bonus Porprov sebesar Rp 7,052 miliar, dana pembinaan dan sarana pengkab sebesar Rp 6,090 miliar, dan biaya kegiatan rutin sebesar Rp 2,858 miliar. “KONI sebenarnya secara riil mendapatkan dana sebesar Rp 11,4 miliar,” ungkap Arta Widnyana.

Baca Juga :  WARGA PROTES HARE KRISNA, PHDI BALI BERTINDAK CEPAT

Arta Widnyana menambahkan, sebagai dampak dari refocusing itu maka dana pembinaan dan kejuaraan kepada Pengkab yang bernaung dibawah KONI Buleleng ditiadakan. Demikian halnya dengan kegiatan gerak jalan serangkaian Hari Kemerdekaan RI tahun ini ditiadakan.

Penulis: Francelino
Editor: Jering Buleleng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *