Berita

Restorative Justice, Kejari Jembrana Stop Kasus Pencurian Sepeda Motor

JEMBRANA, jarrakposbali.com ! Kejaksaan Negri (Kejari) Jembrana menerapkan penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif (Restorative Justice) terhadap I Gusti Ngurah Bagus Alit Putra, yang disangka melanggar Pasal 362 KUHP.

Seperti diketahui sebelumnya, tersangka Ngurah Bagus Alit telah melakukan tindak pidana pencurian satu unit sepada motor honda warna hitam silver, dengan nomor polisi DK 2037 WN milik Ni Putu Eka Indrawati, yang merupakan kakak iparnya sendiri.

Sebelumnya tersangka sempat di tahan kurang lebih selama dua bulan. Tersangka mengaku melakukah hal tersebut bukan karena beniat mendapat uang dari hasil mencuri, namun didasari sakit hati karena permasalahan keluarga.

Baca Juga :  INFO DEWAN: GUBERNUR KOSTER SAMPAIKAN RANPERDA TENTANG RUED BALI 2020-2050

Kepala Kejaksaan Negri Jembrana, Salomina Meyke Saliama, S.H, M.H mengatakan, kebijakan ini diberikan karena sudah memenuhi syarat dan ketentuan. Selain itu sudah ada perjanjian berdamai dari dua belah pihak.

“Restorative Justice ini untuk mengembalikan keadaan seperti semula. Sehingga nanti pulang tidak ada permusihan lagi antara korban dan tersangka” terangnya, Selasa (05/07/2022).

Baca Juga :  Polres Klungkung Buka Gerai Vaksinasi Presisi Di Sekolah Dasar Dan Pasar
  Jarrak Travel

Selain itu, alasan lain penghentian penuntutan berdasarkan keadilan restoratif ini diberikan karena tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana, serta kerugian korban oleh kejadian itu kurang dari dua juta rupiah.

Saksi korban, Ni Putu Eka Indrawati mengaku, dirinnya memaafkan tersangka karena merasa kasiahan terhadap anak – anak tersangka. Selain itu tersangka juga merupakan angota keluarga. (Angga)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: