1
Sab. Sep 19th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

HARI LAHIR BUNG KARNO: BMI BULELENG ANJANGSANA KE SULINGGIH

2 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Hari ini tanggal 6 Juni 2020, bangsa Indonesia terutama kaum Soekarnois secara serentak memperingati Hari Lahir Bung Karno.

Demikian pula DPC Banteng Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Buleleng, Bali, pimpinan dr Ketut Putra Sedana, Sp.OG, juga memperingati Hari Lahir Sang Proklamator. BMI Buleleng mempunyai cara tersendiri memperingati Hari Lahir Bung Karno.

BMI Buleleng melakukan kegiatan anjangsana ke dua griya di Kota Singaraja. Dalam anjangsana itu diisi dengan kegiatan safari Kesehatan serta pemberian sembako.

Safari kesehatan hari ini dilakukan di dua Griya berbeda dan dipimpin langsung oleh Ketua BMI Buleleng dr.Ketut Putra Sedana, Sp.OG, didampingi anggota BMI serta tim medis BMI Buleleng. Yakni di Griya Panaraga Kayu Buntil dan Griya Stiti Santhi Mutiara.

“Kegiatan hari ini adalah kegiatan memperingati dan mengisi Bulan Bakti Bung Karno. Di dalam Bulan Bhakti Bung Karno di bulan Juni ini yang mana kita mulai padatanggal 6 ini, yang mana kita tahu Bersama bahwa 6 Juni ini adalah hari kelahiran Bapak Pendiri Bangsa, Bapak Bung Karno. Dalam mengisi Bulan Bhakti Bung Karno ini kami dari BMI Buleleng mengadakan kegiatan-kegiatan, salah satunya adalah kegiatan bakti social Kesehatan atau safari Kesehatan ke sulinggih-sulinggih yang ada di Kabupaten Buleleng ini,” jelas dokter Caput sapaan akrab dr Ketut Putra Sedana, Sp.OG.

Baca Juga :  UPDATE PENANGGULANGAN COVID-19 BALI, JUMAT 17 JULI 2020

Dokter Caput mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan pengimplementasi ajaran Bung Karno untuk menghargai para sesepuh atau orang tua seperti para sulinggih.

“Kita melakukan kegiatan ini; satu ingin mengimplementasikan bagaimana harapan dan keinginan ajaran-ajaran yang diterapkan dari Bung Karno untuk kita senantiasa menciptakan, menghargai khususnya leluhur-leluhur kita, bapak kita, penglingsir kita dalam hal ini sulinggih. Apalagi para sulinggih yang betul-betul sudah mengabdikan hidupnya, dirinya untuk kepentinga umat,” papar dr Caput.

“Disinilah kepedulian kita untuk memberikan sesuatu hal yang isinya harapan agar beliau-beliau, sulinggih-sulinggih diberikan umur Panjang, Kesehatan, yang akhirnya bisa mengabdi, ngayah ke depannya betul-betul untuk kepentingan umat,” sambung pemilik Klinik Permata Bunda yang baru kemarin merayakan HUT ke-8.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: TEKAN COVID-19 TANPA PSBB, PRESIDEN INGIN BALI JADI CONTOH DAERAH LAIN DI INDONESIA

Diungkapkan dr Caput bahwa diakhir kegiatan Bulan Bhakti Bung Karno akan digelar kegiatan social-kemanusiaan berupa donor darah. “Karena kita tahu juga stok darah di PMI Kabupaten Buleleng, boleh dikatakan nol. Inilah yang juga mendorong kita untuk melakukan kegiatan donor darah.

Bagaimana komentar sulinggih terhadap kegiatan social ini? Ida Pandita Mpu Nabe Dharma Jaya Kusuma dari Griya Stiti Santhi Mutiara di Jalan Bisma Ganga Mutiasa V/22 Singaraja, menyambut baik kegiatan social yang digelar BMI Bulelneg itu. Ia menyampaikan terima kasih kepada BMI Buleleng atas perhatiannya kepada sulinggih.

“Titiang menyampaikan banyak terima atas pengabdian dan perjuangan dalam rangka Bulan Bhakti Bung Karno. Sekali lagi, titiang hanya sampaikan ucapan terima kasih,” ucap Ida Pandita Mpu Nabe Dharma Jaya Kusuma.

Penulis: Francelino
Editor: Jering Buleleng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *