1
Sab. Sep 19th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

“KKN PULANG KAMPUNG”: MANFAATKAN POTENSI DESA, MAHASISWA UM MALANG CIPTA JAENAB

3 min read

JOMBANG-JARRAKPOSBALI.COM – Berita perkembangan covid-19 masih menjadi momok di Indonesia yang sedang berusaha dilawan. Hampir semua lini atau kegiatan mengalami hambatan, baik di ranah ekonomi, pendidikan, sosial, dan kesehatan. Mulai dari perkotaan sampai desa pelosok juga merasakan dampaknya. Oleh karena itu, dalam kerjasama melawan Covid-19 perlu partisipasi dari berbagai pihak, diantaranya adalah peran mahasiswa.

Adanya KKN atau Kuliah Kerja Nyata yang diadakan hampir seluruh instansi perguruan tinggi sempat mengalami hambatan. KKN yang biasanya dilakukan dengan sistem pengabdian secara langsung kini harus berbeda dengan KKN sebelumnya.

Lalu seperti apa KKN sekarang? Slamet Fauzan, S,Pd.,M.Pd., CAAT, dosen pembimbing mahasiwa KKN, menjelaskan bahwa sistem KKN pada tahun ini harus berganti pada basis COVID-19 yang diharapkan agar mahasiswa KKN bisa tetap berkontribusi dalam upaya edukasi, pencegahan, sampai pemberian solusi di tengah pandemi ini. Seperti halnya yang dilakukan oleh mahasiswa UM dalam KKN Pulang Kampung, tepatnya di Desa Seketi, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.

Fauzan menceritakan bahwa KKN berbasis COVID-19 ini tidak bisa menetap di desa yang dituju, melainkan pengabdian dilakukan secara work from home. Untuk beberapa kali kegiatan juga diagendakan dilakukan di Desa Seketi dengan tetap memenuhi protokol kesehatan. Bebarapa program kerja diusahakan semaksimal mungkin untuk merealisasikan tujuan awal KKN sebelum adanya covid-19, yaitu untuk mengembangkan potensi desa guna penguatan berbagai ranah untuk masyarakat Desa Seketi diantaranya program Taman Toga dan JAENAB. “Setiap program memiliki ciri khas dan keunggulannya masing-masing,” jelas Fauzan.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: PEMKAB BULELENG KEMBALI DATANGKAN 1000 RAPID TEST

Dua program tersebut, kata dia, dilaksanakan sejak awal KKN dimulai, yaitu tanggal 29 Mei sudah melakukan pematangan program dilakukan pada tanggal 1 Juni 2020. Toga yang ditanam berupa bibit berbagai macam diantaranya jahe merah, jahe gajah, temulawak, dan kunyit yang kemudian akan dirawat secara mandiri oleh mahasiswa KKN. Tanaman obat keluarga atau toga terutama jahe merah sudah menjadi potensi Desa Seketi yang mulai dimunculkan. Dengan adanya taman toga yang nantinya akan dijadikan taman edukasi dan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menanam secara pribadi, sehingga dapat membantu penguatan ekonomi masyarakat Desa Seketi. Masyarakat juga bisa memanfaatkan toga yang ditanam sebagai obat atau untuk menjaga kesehatan tubuh.

Berikut diatas adalah hasil dari program kerja JAENAB (Jahe kui eco, enak, lan berkhasiat) merupakan program luaran KKN Desa Seketi. Pengerjaan proker dilakukan pada tanggal 1 sampai 3 Juni 2020 oleh team JAENAB. Pada proker ini Mahasiswa KKN UM mengolah berbagai macam kuliner berbahan dasar toga, diantaranya adalah ice cream, bolu, pie susu, jamu, brownis, dan puding lumut. Berbagai macam olahan tersebut dibuat sesuai kreativitas dan inovasi mandiri team KKN UM Desa Seketi.

Baca Juga :  KEMENHUM-HAM RENCANA BENTUK POS LAYANAN HUKUM-HAM DI DESA

“Program ini kemas menjadi video tutorial, buku resep atau buku panduan olahan kuliner JAENAB. Diharapkan dari program ini masyarakat bisa mengembangkannya dan didampingi untuk usaha menjalankan bisnis kuliner,” ujar Linda Shinta Devi, salah satu mahasiswi KKN UM.
.
Kedua proker tersebut merupakan salah satu upaya mahasiswa KKN UM untuk menghadirkan solusi kepada masyarakat di tengah pandemi. ‘Adanya sinergitas antara Kepala Desa beserta jajarannya, masyarakat Desa Seketi, DPL KKN, dan semua anggota mahasiswa KKN yang baik dapat melancarkan berbagai macam program kerja, sehingga dapat tercapai tujuan awal yang disepakati oleh Mahasiswa KKN UM Desa Seketi dalam proses pengabdian di tengah pandemi,” Fauzan, DPL yang mendampingi KKN UM Desa Seketi.

Penulis: Francelino
Editor; Jering Buleleng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *