1
Ming. Sep 27th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

VIRUS CORONA: MAHASISWA KKN UM MALANG MODIFIKASI TEKNOLOGI CIPTAKAN SANITIZER PRESSER

2 min read

JOMBANG-JARRAKPOSBALI.COMD – Pandemi Covid-19 masih menjadi momok bagi sebagian besar negara di Dunia, termasuk Indonesia. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah namun jumlah pasien positif masih terus merangkak naik. Hal ini mendorong akademisi Indonesia menciptakan berbagai inovasi untuk membantu memerangi pandemi ini.

Tim KKN Universitas Negeri Malang(UM) Desa Murukan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang yang beranggotakan Fakhrul Amin Marta (FT), Afifah Akhlaqul Mahmudah (FIP), Andi Krama Wijaya (FS), Elista Kartika (FT), Dea Nur Islamiya (FE) dengan bimbingan Slamet Fauzan, S.Pd., M.Pd., CAAT, dosen Fakultas Ekonomi melakukan hal serupa yaitu membuat sanitizer presser.

Baca Juga :  BUPATI ANULIR KEBIJAKAN KADIS LH, WAKTU KERJA "PASUKAN HIJAU” TETAP 30 HARI

Fakhrul Amin Marta, salah satu mahasiswa peserta KKN, menjelaskan bahwa produk ini sebenarnya sudah ada dan sudah banyak diterapkan di masyarakat, mahasiswa peserta KKN Universitas Negeri Malang ingin membuat dan mendistribusikan kepada masyarakat Desa Murukan.

Kata dia, pengadaan alat ini bertujuan untuk mengurangi sentuhan langsung dengan tutup botol sanitizer sehingga penyebaran virus COVID-19 dapat ditekan penyebarannya melalui benda-benda seperti tutup sanitizer karena penggunaan alat ini menggunakan kaki untuk mengeluarkan sanitizer dari botolnya.

Baca Juga :  DIKEJAR MASSA, RESIDIVIS SEMBUNYI DI PLAFOM RUMAH, NYERAH SETELAH DIKASIH TEMBAKAN PERINGATAN

“Tujuan pengadaan alat ini untuk mengurangi sentuhan langsung dengan tutup botol sanitizer, sehingga penyebaran COVID-19 dapat ditekan,” tambah Slamet Fauzan, S.Pd., M.Pd., CAAT, dosen pembimbing.

Fauzan menambahkan bahwa menurut rencana alat ini akan diletakkan di tempat-tempat yang ramai terjadi interaksi antar warga seperti Masjid, Balai Desa, dan Koperasi Susu milik warga Desa Murukan. “Harapan ke depannya, alat ini juga berguna untuk menekan angka penyebaran virus Covid-19 khususnya untuk masyarakat Desa Murukan,” pungkas Fauzan.

Penulis: Francelino
Editor: Jering Buleleng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *