SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Tindakan tidak terpuji yang dilakukan warga negara asing (WNS) asal Nigeria, Umeh Tobena Camilo, 34, di Jakarta berujung ke meja polisi.
Camilo terlibat dalam aksi tindak pidana penganiayaan terhadap anggota Polri di Jakarta beberapa waktu lalu. Dan menjadi buronan Polda Metro Jaya.

Usai memukul anggota Polri, Camilo pun kabur dari Ibukota dan mencari tempat persembunyian di Pulau Bali. Camilo pun mencari tempat yang dianggapnya aman, maka itu ia pun bersembunyi ke Kota Seriritt, Buleleng.

Baca Juga :  INFO DEWAN: TIM AHLI DPRD BULELENG PSIMIS TERHADAP KUPA-PPAS PERUBAHAN 2020

Sepintar-pintar dia mengelabui polisi, toh akhirnya trercium juga tempat persembunyiannya. Nah, pelarian Camilo berakhir di Bali, tepanya di Jalan Sudirman No.11, Kota Seririt, Kabupaten Buleleng, Minggu (5/7/2020).

Direktur Reskrimum Polda Bali Kombes Dodi Rahmawan membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Penangkapan dilakukan Polda Metro Jaya di-backup Tim Opsnal Reskrim Polres Buleleng,” ujar Dodi Rahmawan.

Dia menjelaskan bahwa penangkapan berawal dari penyelidikan dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan penyerangan terhadap anggota Polri di Jakarta. Pelaku Camilo terlacak berada di wilayah Singaraja.
Dari koordinasi itu, Tim Opsnal Reskrim Polres Buleleng dipimpin Kanit I Ipda Kevin Simatupang melakukan penyisiran dan pelaku diketahui tinggal di Hotel Grand Surya Seririt kemudian dilakukan penangkapan.
“Pelaku yang diinterogasi mengakui perbuatannya. Untuk penyidikan lebih lanjut, pelaku akan dibawa ke Polda Metro Jaya,” pungkas Kombes Dodi.

Baca Juga :  ISU KEKURANGAN BERAT BERAS: HUMAS KARANGASEM MINTA TIGA MEDIA ONLINE HARGAI KODE ETIK JURNALISTIK

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here