1
Rab. Sep 23rd, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

NEW NORMAL: TINDAK LANJUTI INPRES NO 6/2020, BUPATI BULELENG SIAPKAN PERBUP

2 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, ST, tengah menyiapkan Peraturan Bupati (Perbup) mengenai peningkatan disiplin dan dan penegakan hukum protokol kesehatan. Perbup ini disiapkan sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Penyiapan Perbup tersebut diungkapkannya saat ditemui usai memimpin rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng di Ruang Rapat Lobi Kantor Bupati Buleleng, Kamis (6/8/2020).

Agus menjelaskan dalam rapat telah diputuskan untuk mempersiapkan perbup sesuai dengan apa yang diamanatkan oleh Inpres Nomor 6 Tahun 2020. Penyusunan telah dilakukan dan perbup diminta selesai satu hari. Setelah selesai disusun, perbup akan dimintakan asistensi ke anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) khususnya dari Polres Buleleng, Kejaksaan Negeri dan Pengadilan. “Asistensi dilakukan untuk memperbaiki secara substansi hukum yang terdapat dalam perbup tersebut,” jelasnya.

Baca Juga :  POLITIK: TIDAK SUKA POLITIK CANIBAL, MADE TEJA MUNDUR DARI NASDEM

Diharapkan, tiga hari lagi Perbup yang telah ditandatangani bisa disosialisasikan ke masyarakat. Sosialisasi akan dilakukan selama tiga hari. Desa adat akan diundang terlebih dahulu. Termasuk pemerintah kecamatan dan desa. Sosialisasi akan dibagi menjadi tiga yaitu wilayah barat, wilayah tengah dan wilayah timur.

“Dalam tiga harus sudah selesai dan bisa berlaku agar lebih cepat kita bisa menghentikan penyebaran COVID-19. Kita juga harus lebih disiplin mengingat pariwisata Bali sudah dibuka,” ujar Agus.

Sementara itu, sesuai dengan isi Inpres Nomor 6 Tahun 2020, TNI/Polri juga terlibat didalamnya. Untuk itu, Kapolres Buleleng, AKBP I Made Sinar Subawa, SIK.,MH sangat mendukung adanya perbup ini. Guna lebih bisa dijadikan ketegasan bagi masyarakat. Untuk itu, dirinya sangat setuju dengan adanya aturan yang mengatur secara tegas kedisiplinan penerapan protokol kesehatan. “Kepolisian sangat mendukung dari awal pemerintah daerah mengenai pencegahan penyebaran COVID-19,” ungkapnya.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: MESKI JAM OPERASI DIBATASI, HARGA BARANG DI PASAR NORMAL

Dirinya menambahkan pemberian sanksi jangan sampai memberatkan masyarakat di tengah kondisi seperti sekarang. Dengan sanksi seperti denda akan sangat kontraproduktif dengan situasi masyarakat yang ada sekarang ini. Selama masa pandemi Covid-19, peningkatan angka kriminalitas sudah terlihat.

“Oleh karena itu, bagaimana mengefektifkan penegakan hukum dengan tidak memberatkan masyarakat,” pungkas Sinar Subawa.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *