1
Ming. Sep 20th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

VIRUS CORONA: SEMBUH, PASIEN NO 7 DI RSP GIRI EMAS PULANG

2 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Kendati berstatus daerah terjangkit transmisi lokal, namun kondisi perkembangan virus corona COVID-19 di Buleleng, Bali, malah jauh lebih menggembirakan.

Pasien positif corona yang dinyatakan sembuh dengan kode No 7 sudah pulang Senin (6/4/2020). “Pasien No 7 dengan hasil lab swab dua kali negative yang (masih) dirawat di RS Pratama Giri Emas karena anemia (pucat) sudah dipulang Senin kemarin pukul 14.30 wita dan sudah dinyatakan sembuh,” ungkap Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Buleleng, Drs. Gede Suyasa, M.Pd, saat memberikan keterangan pers melalui teleconference dari ruang kerjanya, Selasa (7/4/2020) siang.

Sekkab Suyasa kemudian menyampaikan panjang lebar tentang perkembangan penanganan terkini C0VID-19 di Buleleng per hari ini pukul 14.00. Kata dia perkembangan penanganan terkini COVID-19 di Buleleng per hari ini pukul 14.00 WITA menunjukkan bahwa pasien positif masih tetap satu orang.

Baca Juga :  HARI BHAYANGKARA KE-74: TROPHY JUARA I LOMBA KEBERSIHAN JADI KADO ISTIMEWA BUAT POLRES BULELENG

“Tiga orang pasien positif sudah sembuh dan sudah dipulangkan. Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah satu orang karena satu Orang Dalam Pemantauan (ODP) berubah status menjadi PDP. ODP berjumlah 78 orang dimana terjadi pengurangan satu orang yang berubah status menjadi PDP,” jelasnya.

Disebutkannya, Orang Tanpa Gejala (OTG) saat ini secara kumulatif tetap berjumlah 160 orang. Pemantauan juga terus dilakukan terhadap pelaku perjalanan wilayah terjangkit dan wilayah transmisi lokal (tanpa gejala). “Jumlah kumulatifnya sebesar 1.350 orang. Sebanyak 486 orang diantaranya telah berakhir masa pantau 14 hari,” sambungnya mantan Asisten III Setkab Buleleng itu.

Baca Juga :  TERLIBAT TABRAKAN KARAMBOL DI TEMUKUS, KAKI DAN TANGAN PEGAWAI BPOM PATAH

Sisa yang masih dipantau, ungkap Suyasa, sejumlah 864 orang yang terdiri dari pekerja kapal pesiar 338 orang, TKI lainnya 37 orang, WNA tujuh orang, pulang dari luar negeri dan lain-lain lima orang, serta orang yang datang dari daerah transmisi lokal di Indonesia 477 orang.

Penulis: Francelino
Editor: Jering Buleleng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *