1
Kam. Sep 24th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

VIRUS CORONA: PANGDAM IX/UDAYANA DAN GUBERNUR BALI KOORDINASI KEDATANGAN PMI

2 min read

DENPASAR-JARRAKPOSBALI.COM – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., menerima kunjungan Gubernur Bali DR Ir I Wayan Koster, MM, Selasa (5/5/2020) di ruang tamu Pangdam IX/Udayana, Denpasar.

Seperti dilansir Pendam IX/Udayana, dalam kunjungan itu, Gubernur Koster tidak sendirian. Gubernur yang juga Ketua DPD PDIP Bali itu didampingi Bupati Gianyar I Made Mahayastra.

Menurut laporan Pendam IX/Udayana, kunjungan Gubernur Bali dan Bupati Gianyar ini terkait kedatangan 159 orang Pekerja Migrasi Indonesia (PMI) merupakan ABK Kapal Pesiar MV. Quantum Of The Seas di Pelabuhan Benoa pada Senin (4/5/2020) dimana sejumlah 118 orang berasal dari Bali dan 41 orang dari luar Provinsi Bali (Jawa Timur, NTB dan Makasar).

Baca Juga :  HINDARI PELANGGARAN HUKUM, KODIM TABANAN DIKASIH PENYULUHAN HUKUM

Dari 159 orang ABK/PMI tersebut sudah melaksanakan Test Swab diatas kapal oleh Tim Labkes Dinkes Provinsi Bali dan selesai melaksanakan Test Swab ke 159 orang di antar menuju Hotel Grand Inna Kuta, Kabupaten Badung guna melaksanakan isolasi sambil menunggu hasil test.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Bali menyampaikan bahwa dari hasil test yang didapatkan apabila negatif akan dipulangkan ke daerah masing-masing dengan melaksanakan isolasi mandiri dan yang positif langsung dirawat di Rumah Sakit yang sudah ditentukan. “PMI yang hasil tesnya negative, dipulangkan ke daerah masing-masing dan melakukan isolasi mandiri. Sedangkan yang positif langsung dirawat di RS yang sudah ditentukan,” jelas Gubernur Koster.

Baca Juga :  PEDULI LINGKUNGAN, KORAMIL 1616-01/GIANYAR GELAR BERSIH-BERSIH DESA SIANGAN

Pangdam IX/Udayana Benny menyampaikan, kondisi PMI/ABK ini berbeda dengan kasus corona di Kabupaten Bangli dimana yang terindikasi positif maupun negatif langsung dikarantina guna mencegah penyebaran Covid-19.

Terkait PMI/ABK yang sedang menunggu hasil test Pangdam juga menyampaikan bahwa yang diurus sekarang ini hanya logistik (makan) dan penginapan saja. “Sedangkan masalah perawatan dan tes lanjutan menjadi tanggungjawab dari daerah masing-masing,” jelas Pangdam Benny.

Editor: Francelino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *