1
Ming. Sep 27th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

INFO DEWAN: DPRD BADUNG BELAJAR PERSIAPAN NEW NORMAL KE BULELENG

2 min read

Foto Jarrakposbali.com/Francelino: Luh Hesti Ranitasari

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Tampaknya persiapan Buleleng menyongsong penerapan new normal pada tanggal 9 juli 2020 ini, menarik bagi daerah lain. Termasuk kabupaten terkaya kedua di Indonesia atau terkaya di Bali, Badung juga merasa perlu belajar ke Buleleng.

Seperti Selasa (7/7/2020) anggota Komisi I dan anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Badung melaksankan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Buleleng.

Rombongan dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Badung, I Wayan Regep didampinggi Ketua Komisi IV, I Made Sumerta, yang diterima oleh Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Buleleng, Luh Hesti Ranitasari bersama anggota DPRD dari Komisi I DPRD Kabupaten Buleleng serta didampinggi Kadis Kesehatan Kabupaten Buleleng, dr Maha Premana dan Kadis DPMPTSP Made Kuta.S.Sos di Ruang Komisi III DPRD Kabupaten Buleleng.

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut disampaikan beberapa hal terkait dengan upaya-upaya Pemkab Buleleng menyikapi persoalan sebagai akibat dari merebaknya wabah COVID-19 yang memberikan dampak yang luar biasa di hampir semua sektor dalam kehidupan masyarakat.

Seperti yang disampaikan Ketua Kimisi IV DPRD Kabupaten Badung, bahwa sebagai akibat dari pandemic ini Kabupaten Badung telah melakukan refocusing anggaran pada APBD tahun 2020 ini, untuk menunjang kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk mencegah dan menanggulangi penyebaran dari virus yang sangat berbahaya ini. Juga disampaikan upaya-upaya Pemkab Badung dalam memfasilitasi para Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang terindikasi dapat menjadi penyebab penularan COVID-19 ini.

Baca Juga :  LIGA CHAMPIONS: GOL NEYMAR LOLOSKAN PSG KE PEREMPATFINAL

Terkait dengan penerapan new normal, para wakil rakyat dari dua kabupaten bertetangga itu membahas kesiapan Pemkan menyusun langkah-langkah di dalam pelaksanaannya, kususnya pada pasar-pasar tradisional dan menyongsong penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020 baik ditngkat SD, SLTP, maupun di tngkat SLTA.

Sementara Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Badung I Made Sumerta menyampaikan terkait dengan kebijakan pemerintah terhadap menurunnya pendapatan daerah dari sektor retribusi izin uasaha pariwisata sebagai akibat dari pandemic COVID-19.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Buleleng Luh Hesti Ranitasari mengatakan hal yang sama juga dilaukan oleh Pemkab Buleleng ditengah situasi pandemic ini.

“Pemkab Buleleng bersama dengan DPRD telah melakukan refocusing anggaran pada APBD Tahun 2019 dengan menyisir program dan kegiatan di masing-masing SKPD guna menunjang anggaran untuk menanggulangi wabah ini hingga mencapai Rp 57 miliar,” ucap srikandi Demokrat itu.

Baca Juga :  LIGA SPANYOL: REAL MADRID KEOK, BARCELONA KOKOH DI PUNCAK KLASMEN

Kata dia, anggaran sebesar itu peruntukannya digunakan untuk penyediaan sarana dan prasarana dalam upaya pencegahan dan penularan COVID-19 dan pemberian bantuan sosial kepada masyarakat. “slebihnya digunakan untuk upaya pemulihan perekonomian masyarakat, dalam upaya memberikan fasilitas kepada PMI, Pemkab Buleleng melalui SKPD terkait telah melakukan penjemputan dan menyediakan tempat karantina yang reprsentatif dengan menggunakan anggaran daerah,” jelasnya lagi.

Terkait dengan kesiapan new normal khususnya pada pasar-pasar tradisional, Rani menjelaskan bahwa Pemkab Buleleng telah melakukan langkah-langkah protokol kesehatan sesuai dengan arahan dari pemerintah baik Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat.

“Penerapan PPBD di Kabupaten Buleleng sampai saat ini berjalan dengan baik dengan mengikuti protokol serta petunjuk dari pemerintah pusat. Sedangkan untuk reward untuk desa-desa dengan kategori hijau Pemeritah Buleleng belum bisa menerpkanaya mengingat keterbatasan anggaran yang tersedia,” pungkas Rani.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *