1
Ming. Sep 20th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

MENTERI BUMN DIMINTA HATI-HATI TETAPKAN DIREKSI DAN KOMISARIS BUMN BESAR DAN ANAK PERUSAHAAN

2 min read

JAKARTA-JARRAKPOSBALI.COM – Tubagus Rahmad Sukendar, Ketua Umum BPI KPNPA RI (Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara & Pengawas Anggaran Republik Indonesia) Jumat (7/8/2020) mengingatkan Menteri BUMN Ercik Tohir berhati-hati dalam menetapkan direksi dan komisari di BUMN besar dan strategis.

“Erick Thohir, selaku Menteri BUMN diimbau untuk berhati-hati dalam menetapkan Direksi dan Komisaris pada BUMN besar dan strategis,” ucapnya.

Melansir Jarak News.com, peringatan itu dikeluarkan Sukendar menyikapi beberapa saran pelaku pasar modal Indonesia, agar emiten dari kelompok Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan anak usahanya untuk menunda rencana pelaksanaan rapat umum pemegang saham (RUPS), tentunya perlu dijadikan atensi, apalagi di tengah pandemi Virus Corona (Covid-19).

Baca Juga :  KAPOLRES SUBAWA PANGGIL DUA SISWA SMA LAB “PEMERAN” VIDEO TAWURAN

Sukendar menandaskan bahwa bila salah langkah saja dalam penetapan direksi dan komisaris pada pendulang laba terbesar itu, akan berakibat fatal , dan Negara akan dirugikan

“Penetapan Direksi dan Dewan Komisaris BUMN besar, baik pada holding maupun anak-anak perusahaannya jangan tergesa-gesa, jangan hanya karena mengejar target waktu atau seolah ada tekanan atau intervensi. Seyogyanya Menteri BUMN dapat lebih seleksi dengan sangat hati-hati dan melibatkan berbagai pihak,” tegas Sukendar.

Kata dia, jangan sampai setelah ditunjuk, namun endingnya ada yang terindikasi bermasalah. “Sehingga akan mengganggu kinerja BUMN itu sendiri,” ucapnya.

Dipaparkan Sukendra, “Hal ini penting, agar para direksi dan komisaris terpilih bisa mengemban tugas serta mencapai sasaran yang diinginkan, dan tetap menerapkan Good Corporate Governance (GCG).”

Baca Juga :  VIRUS CORONA: TEMPAT IBADAH HARUS MINTA SURAT KETERANGAN BEBAS COVID-19 DARI GTPP COVID-19 BULELENG

“Intinya, BPI KPNPA RI meminta, agar Menteri BUMN lakukan penyeleksian secara ketat dan jangan salah pilih. Karena berakibat akan tidak memberikan keuntungan kepada perusahaan, dan bahkan merugikan keuangan negara nantinya,” Sukendar.

Sukendar menilai bahwa di bawah komando Eric Thohir kinerja BUMN di beberapa perusahaan sudah menunjukkan kinerja yang baik dan bisa membawa keuntungan bagi negara. “Jangan sampai dikarenakan adanya tekanan dari berbagai pihak mengakibatkan jatuhnya perusahaan BUMN maupun anak perusahaan BUMN,” pungkas Sukendar kembali mengingatkan.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *