1
Sel. Sep 22nd, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

HUMAS POLRES BULELENG SUMARJAYA: “KASUS MENYERTAKAN ANAK DI BAWAH UMUR DALAM KEGIATAN POLITIK”

2 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Usai massa membubarkan diri, Kasubbag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya didampingi KBO Satreskrim Iptu Suseno, menggelar jumpa pers di Press Room Polres Buleleng.

Sumarjaya menjelaskan, “Baik atas izin Kapolres Buleleng, saya perlu luruskan masalah ini ya. Jadi kasus ini yang dilaporkan adalah ada dugaan penggunaan anak di bawah umum dalam kegiatan politik. Saya garis bawahi bahwa penyertaan anak di bawah umur dalam kegaiatan politik. Itu yang dilaporkan. Ya sebelumnya ada peristiwa lainnya yang ikut dilaporkan. Kasus ini sudah jelas ditangani oleh Unit PPA, apa yang dilaporkan itu yang ditindaklanjuti.”

Baca Juga :  PENANGANAN DI POLRES DINILAI MANDEK, KELUARGA KOMANG NS LAPOR KAPOLRI

Sumarjaya melanjukan, “Sesungguhnya kalau kasus politik yang terjadi pada saat kejadian politik, sebaiknya, alangkah baiknya itu harus dilaporkan pada saat itu di Bawaslu. Bawaslu yang mengadakan analisa kalau itu ada tindak pidana diserahkan kepada penyidik Polri, kalau itu administrasi kepada KPU. Itu yang sebenarnya harus dilakukan. Namun demikian, ini laporan masyarakat disampaikan ke polisi diterima dan ditindaklanjuti, bahkan beberapa saksi ahli sudah diperiksa.”

Sumarjaya membantah tudingan dengan menyatakan, “Kasus ini sedang ditangani, sedang dalam proses penyelidikan, bukan tidak ditangani. Ya, mari bersabar hasil penyelidikan yang dilakukan Unit PPA. Kita harus bersabar. Kasih kesempatan penyidik untuk melakukan Langkah-langkah penyelidikan karena harus tepat dan benar dalam proses penyelidik. Tidak bisa dikejar dengan waktu saja.”

Baca Juga :  BUNDA PUTRI KOSTER JANJI GANDENG FP UNUD CIPTAKAN DUPA DARI BUNGA KASNA

Terkait dengan ancaman keluarga korban untuk melapor ke Kapolri, Sumarjaya menjawabya diplomatis. “Itu bukan kapasitas saya untuk menjawa tetapi itu hak seseorang untuk melakukan itu. Silahkan saja itu, hak dia melapor kemana saja. Kita tidak boleh melarang itu,” ucap Sumarjaya.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *