BeritaBulelengDaerahHukum dan Kriminal
Trending

Perampokan Pegayaman: Identitas Pelaku Sudah Diketahui

SINGARAJA, Jarrak Pos Bali – Identitas pelaku perampokan di Desa Pegayaman kini sudah diketahui oleh pihak kepolisian.

Kasus perampokan Pegayaman sekaligus juga dengan penganiayaan kini memasuki babak baru.

Pelaku yang sebelumnya disebut Orang Tak Dikenal (OTD) kini sudah diketahui identitasnya oleh pihak kepolisian.

Perkembangan kasus itu disampaikan Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Sumarjaya, S.H., dalam keterangannya pada hari Rabu, 7 September 2022 pukul 17.24 WITA.

“Untuk perkembangan kasus pegayaman, nama pelaku sudah dikantongi pihak kepolisian,” ungkap AKP Sumarjaya.

Meskipun telah diketahui identitasnya, namun saat ini para pelaku masih dikejar oleh pihak kepolisian.

  Jarrak Travel

“Pelaku masih dalam pengejaran,” singkat Kasi Humas Polres Buleleng itu.

Kronologi kejadian

Sebelumnya, telah terjadi kasus perampokan dengan penganiayaan pada hari Senin, 5 September 2022 sekitar pukul 03.00 WITA.

Baca Juga :  Ngantor di Desa Tegalmengkeb, Bupati Tabanan Serahkan SK Desa Wisata

Peristiwa itu terjadi di Banjar Dinas Amertasari, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Saat itu Ibrohim (52) – pemilik rumah, melihat dua orang mencurigakan yang tengah naik ke atas tembok penyengker (pembatas) sebelah timur rumahnya.

Melihat hal itu, sontak korban Ibrohim berteriak yang membuat para pelaku lalu menuju rumah korban dan memaksa masuk dengan mendobrak pintu depan rumahnya.

Upaya itu berhasil mereka lakukan dan langsung melakukan penganiayaan kepada korban dengan senjata tajam yaitu parang.

Sempat lakukan perlawanan

Ibrohim sempat melawan dengan menangkis serangan menggunakan tangan kirinya.

Tak hanya itu saja, Ibrohim juga sempat menebas pelaku dengan menggunakan parang sehingga bisa keluar dari dalam rumahnya.

Baca Juga :  Bunda Paud Provinsi Bali Ny. Putri Koster Menyapa Anak-Anak secara virtual

“Setelah korban melakukan penebasan dan mendorong orang itu, lalu keluar dari rumahnya untuk menyelamatkan diri,” ujar AKP Sumarjaya.

Mengetahui Ibrohim yang keluar dari rumah, membuat salah satu dari pelaku itu mengambil smartphone milik anak kandung korban, lalu pergi.

Akibat dari menangkis serangan pelaku dengan tangan kosong, Ibrohim mendapat beberapa luka di beberapa bagian tubuhnya.

“Korban mengalami tiga luka robek pada telapak tangan, satu luka robek pada punggung tangan, dan satu luka gores pada dada,” ucap AKP Sumarjaya.

“Lalu ada satu luka gores pada lengan, satu luka lecet pada tumit, dan satu luka lecet pada ibu jari,” lanjut Kasi Humas Polres Buleleng itu. (fJr/JP)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: