1 DIDUGA KORSLETING LISTRIK, GUDANG KUD KARMA BUMI AMERTA KUBUTAMBAHAN LUDES - Jarrak Pos Bali
29 Oktober 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

DIDUGA KORSLETING LISTRIK, GUDANG KUD KARMA BUMI AMERTA KUBUTAMBAHAN LUDES

1 min read

Foto Polsek Kubutambahan: Gudang KUD hangus terbakar

KUBUTAMBAHAN-JARRAKPOSBALI.COM – Masyarakat Desa Kubutambahan, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa (6/10/2020) malam pukul 19.10 wita dibuat geger. Ini lantaran gudang KUD Karma Bumi Amerta di Banjar Dinas Kubuanyar Desa Kubutambahan.

Informasi yang diperoleh di lapangan menyebutkan bahwa kala itu api dengan cepat menjalar dan menghanguskan seluruh gudang belakang dan atap toko Waserda yang posisinya berdampingan.

Damkar Pos Kubutambahan langsung menerjunkan empat unit armada untuk memadamkan si jago merah, dalam hitungan jam api dapat dipadamkan.

Baca Juga :  DHARMA ACHARYA NUSANTARA DOAKAN COVID-10 CEPAT BERLALU

Apa penyebab kebakaran itu? Sejumlah informasi berbeda berkembang di lapangan terkait dengan penyebab terjadinya kebakaran. Ada informasi yang menyebutkan bahwa kebakaran terjadi karena arus pendek, namun ada informasi lain yang menyebutkan kemungkinan terjadi aksi sabotase.

Ada informasi lain malah menyebutkan bahwa kebakaraan diduga arus pendek listrik dari dapur warung sebelahnya.

Sedangkan informasi yang berkembang di masyarakat api berasal dari gudang induk yang ada paling belakang,

Kapolsek Kubutambahan, AKP Ketut Wisnaya dikonfirmasi media menjelaskan, “Penyebab kebakaran masih dalam lidik. Untuk perkembangan besok kita sampaikan kembali.”

Baca Juga :  VIRUS CORONA: BEM PANJI USADHA DHARMA SAKTI STIKES BULELENG SUMBANG 5 DOS MININUMAN SOUL WEDANG

Kebakaran itu juga dibenarkan Perbekel Kubutambahan Gede Pariadnya. “Ya betul tadi gudang milik KUD Karma Bumi Amerta Banjar Dinas Kubuanyar terbakar. Kerugian yang dialami masih belum bisa ditafsirkan tapi dari segi kondisi mecapai Rp 300 juta,” jelas Pariadnya seraya menambahkan titik api masih belum diketahui dan tidak terjadi korban jiwa.

Penulis/Editor: Francelino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *