1
Kam. Sep 24th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

MUTASI: THURMAN JADI KALAPAS SUKAMISKIN, ABDUL KARIM DIGESER KE KADIVPAS KALSEL

3 min read

BANDUNG-JARRAKPOSBALI.COM -Pergantian pimpinan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Senin (8/6/2020) pagi.

Abdul Karim yang sebelumnya menjabat Kalapas Kelas I Sukamiskin harus hengkang dari Sukamiskin, dan kursi empuk yang ditinggal Abdul Karim ditempati Thurman SM Hutapea sebagai Kapalas Kelas Sukamiskin.

Lalu kemanakah Abdul Karim ditempatkan? Ternyata Abdul Karim digeser ke daratan Pulau Kalimantan tepatnya di Kalimantan Selatan (Kalsel) sebagai Kadivpas Kanwil Kemenhukum dan HAM Kalsel.

Sementara sang pengganti, Thurman SM Hutapea, sebelumnya menjabat Kalapas Kelas I Madiun, Jawa Timur.

Acara serah terima jabatan dan antar sambut Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Sukamiskin Abdul Karim kepada Thurmandi Lapas Kelas I Sukamiskin itu dihadiri Kakanwil Kemen Hukum dan HAM Jawab Barat Imam Suyudi didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan Abdul Aris, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Heriyanto, Kepala Divisi Keimigrasian Heru Tjondro, Kepala Divisi Administrasi Ngadiono Basuki.

Selain para pejabat teras Kanwil Kemen Hukum dan HSM Jabar, juga dihadiri perwakilan Polsek Arcamanik, Danramil, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Militer Cimahi, Kepala Unit Pelaksana Teknis se-Jawa Barat, Ketua PIPAS Jawa Barat serta mitra kerja Lapas Kelas I Sukamiskin Bandung.

Sementara ini Lapas Kelas I Madiun dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kalapas, Marlik Subiyanto. Marlik Subiyanto merupakan Kepala Lapas Pemuda Madiun.

Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, Imam Suyudi, pada kesempatan itu menjelaskan bahwa tujuan dari rotasi, mutasi dan promosi jabatan untuk penyegaran organisasi, menghindari stagnan dalam sebuah organisasi akibat terlalu lamanya seorang pejabat menduduki posisi tertentu.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: DI BALI 7 PASIEN SEMBUH LAGI, TINGKAT KESEMBUHAN 71, 59 PERSEN

“Struktural disamping merupakan sarana pembinaan karir juga sangat penting bagi dinamika dan kemajuan organisasi. Terlebih Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Sukamiskin, sebagai satuan kerja yang masuk dalam prioritas nasional Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Ada enam area perubahan guna mewujudkan satker menuju WBK/WBBM salah satu diantaranya adalah pimpinan berperan menciptakan dinamika organisasi yang sehat dan mendorong para pegawainya untuk mengembangkan kreativitas bagi kemajuan satkernya,” papar Kakanwil Suyudi.

Kakanwil Suyudi mengaku dirinya turut berbahagia atas promosi jabatan di Lapas tersebut. “Saya turut berbahagia dan berbangga karena promosi dan mutasi pejabat Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah Jawa Barat hingga saat ini berjalan cukup dinamis,” ucap Kakanwil Suyudi.

Kakanwil Suyudi menegaskan bahwa sistem yang kuat di lingkup Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jabar terutama di Lapas Kelas I Sukamiskin terbentuk karena adanya kebersamaan. “Apapun yang akan dilaksanakan, seorang pimpinan wajib mengarahkan bawahannya. Laksanakan protokol kesehatan meskipun di dalam Lapas berlaku bagi pegawai dan WBP. Untuk Revitalisasi Pemasyarakatan, Assessment adalah hal yang wajib dalam pengklasifikasian Lembaga Pemasyarakatan. Mari kita jalin komunikasi demi mencapai tujuan organisasi,” tandas Kakanwil Suyudi.

Ia meminta setiap pejabat di lingkup Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jabar agar kreatif dan inovatif dalam melaksanakan tugasnya, terutama yang terkait pelayanan publil. “Kreativitas itu sendiri bisa dilihat dari banyaknya inovasi atas pelaksanaan tugas dan fungsi di masing-masing bidang bagian, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik, baik bagi warga binaan maupun masyarakat pada umumnya,” tandas Kakanwil Suyudi.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: UMKM SIAP BANTU APD CORONA DI BULELENG

Abdul Karim dalam sambutannya minta maaf selama bertugas sebagai Kalapas Sukamiskin Bandung dan berharap penggantinya bisa melanjutkan program kalapas yang lama.

Ia pun tidak lupa menyampaikan ucapan rasa terimakasih kepada berbagai pihak yang telah membantu pekerjaan saya di Lapas Kelas I Sukamiskin terutama Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat yang sangat membantu terciptanya (kondusifitas) keamanan dan ketertiban di Lapas Kelas I Sukamiskin Bandung. “Seorang pemimpin tidaklah berarti apa-apa tanpa adanya dukungan dari lingkungannya. Lakukanlah Pembinaan yang sewajarnya dan Lakukan Pendekatan Humanis,” ujar Karim.

Kalapas Kelas I Sukamiskin Bandung yang baru Thurman S.M. Hutapea memohon dukungan kepada berbagai pihak yang telah mendukung Kalapas Kelas I Sukamiskin terdahulu. “Semoga kedepan kita dapat terus menjalin silaturahmi dan kolaborasi dalam mewujudkan situasi yang kondusif di Lapas Kelas I Sukamiskin. Saya akan berusaha sebaik mungkin bersama dengan rekan-rekan di Lapas Kelas I Sukamiskin Bandung memberikan yang terbaik kepada masyarakat, untuk itu harapan saya mohon dukung kami,” ujar Thurman.

Diakhir sambutannya, Thurman mengungkapkan, “Orang akan bijak karena tanggung jawabnya, mari kita bersama benahi Lapas Sukamiskin menjadi lebih baik untuk masa mendatang.”

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *