1
Sab. Sep 19th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

WAGUB BALI JADI NARASUMBER WEBINAR POTENSI DAN PELUARNG PASAR DI THAILAND

2 min read

DENPASAR-JARRAKPOSBALI.COM – Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana, menjadi salah satu narasumber dalam Webinar Potensi dan Peluang Pasar Thailand,di Ruang Wagub Bali, Jumat (7/8/2020) seperti Humas Pemprov Bali.

Dalam paparannya terkait kesiapan pariwisata Bali di era kebiasaan baru , Wagub Cok Ace menyampaikan jika dilihat dari grafik penyebaran virus Corona di Provinsi Bali masih terdapat kasus dimana per 6 Agustus sebanyak 3.644 kasus terkonfirmasi positif Covid 19 dengan tingkat kesembuhan mencapai 86,94 persen dan jika dibandingkan dengan destinasi wisata dunia lainnya kasus di Bali dapat dikatakan lebih rendah dari daerah lainnya.

Wagub Cok Ace memaparkan, keberhasilan Bali dalam menekan penyebaran COVID 19 tidak terlepas dari karakter masyarakat Bali itu sendiri yang mempercayai adanya ‘Rwa Bhineda’ seperti konsep ‘Yin dan Yang ‘ dalam kepercayaan China. Karakter inilah yang membantu masyarakat Bali dalam menghadapi pandemi Corona dan mempercayai bahwa pandemi ini adalah cara alam untuk menjaga keseimbangannya.

Pemerintah dan masyarakat Bali, papar dia, terus berupaya untuk mengatasi penyebaran virus Corona ini baik melalui upaya secara sekala dan niskala. Secara niskala, masyarakat Bali menyelenggarakan sejumlah upacara keagamaan untuk menjaga Bali agar aman dari COVID 19. Upacara yang dilakukan sebagai permohonan maaf atas kesalahan yang telah dilakukan seraya memohon agar kondisi Bali segera membaik.

Baca Juga :  NARKOBA: POLISI BEKUK 10 ANGGOTA MAFIA NARKOBA, 1 BERSTATUS MAHASISWA

Dari segi sekala, baik pemerintah, masyarakat maupun pihak swasta mengambil tiga langkah penting dalam upaya mencegah penyebaran virus corona yaitu upaya regulasi, sumber daya manusia serta fasilitas kesehatan.

Dari segi aspek regulasi, Cok Ace menguraikan, pemerintah sudah mengeluarkan panduan protokol kesehatan di 14 sektor penting yang berhubungan dengan layanan publik, bisnis dan transportasi. Salah satu contohnya adalah penerapan kewajiban hasil tes PCR negatif bagi para penumpang pesawat International sebagai bukti kondisi kesehatannya ketika memasuki Bali. Disamping itu, penumpang pesawat juga wajib mengisi Health Alert Card yang berisi informasi lengkap terkait kondisi kesehatan penumpang serta orang terdekat yang dihubungi dalam keadaan gawat darurat. Dalam upaya mitigasi, Bali telah menyiapkan 18 Rumah Sakit yang siap merawat pasien Covid 19 dan 7 laboratorium yang dilengkapi dengan 12 alat tes PCR yang bisa melakukan test uji lab sebanyak 2.070 test per harinya.

Baca Juga :  KOL INF KETUT BUDI ASTAWA: “HARE KRISHNA LANGGAR KEPUTUSAN KEJAGUNG NO 107/1984”

Tidak hanya itu, di sektor swasta semua pelaku industri pariwisata baik itu hotel, restoran, villa dan objek wisata telah menyiapkan dengan sangat baik protokol kesehatanbahkan ada tim verifikasi yang terus memantau kesiapan tersebut sehingga jika nantinya Bali dibuka untuk pasar International, Bali telah siap dengan standar protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

“Bali sebagai pulau surga terus berupaya meningkatkan fasilitas baik itu fasilitas kesehatan serta implementasi dari protokol kesehatan. Dengan demikian Bali akan segera kembali menjadi tujuan wisata utama dunia dengan memberikan kenyamanan serta keselamatan bagi para wisatawan dari bahaya penyebaran Virus Corona,” Wagub Cok Ace seraya berharap agar masyarakat Thailand berwisata ke Bali mengingat Bali dan Thailand memiliki persamaan budaya.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *