BeritaBulelengDaerah
Trending

Terkendala Syarat, Wargas Batal Ikut Lomba Gerak Jalan

SINGARAJA, Jarrak Pos BaliWargas batal mengikuti lomba gerak jalan kocak HUT RI ke-77 di Buleleng lantaran terkendala syarat.

Penantian masyarakat Buleleng akan munculnya Wargas atau kelompok Waria dan Gay Singaraja di lomba gerak jalan nanti harus sirna.

Ini lantaran ikon gerak jalan di Kabupaten Buleleng itu tidak ikut dalam lomba tersebut alias mengundurkan diri.

Pembina Wargas, Sisca Sena atau Mami Sisca, saat dikonfirmasi melalui telepon mengungkapkan bahwa mundurnya Wargas lantaran terkendala syarat.

Mami Sisca kemudian menjelaskan bahwa grupnya sudah melakukan pendaftaran lomba yang diselenggarakan KONI Buleleng itu.

Hanya saja, pada timnya baru terdapat delapan orang yang menerima vaksin booster hingga akhir batas waktu pendaftaran.

  Jarrak Travel

Sedangkan sembilan orang lainnya dalam satu peleton Wargas dengan total 17 orang, belum menerima vaksinasi tahap ketiga itu.

Vaksinasi booster diketahui menjadi salah satu syarat wajib yang harus dipenuhi peserta lomba gerak jalan di Buleleng.

Baca Juga :  TENGKORAK MANUSIA DITEMUKAN DI HUTAN LABUAN LALANG

“Mami sudah daftarkan satu peleton yang tergabung dalam gerak jalan Wargas, tapi terkendala syarat wajib vaksinasi booster,” ungkapnya.

“Karena belum semua mendapatkan vaksinasi booster hingga batas waktu pendaftaran,” lanjutnya saat dikonfirmasi Minggu, 7 Agustus 2022 malam.

“Padahal Mami ingin sekali say hello dengan masyarakat melalui gestur gerak jalan dan memeriahkan HUT RI ke-77,” tambahnya lagi.

Mami Sisca mengaku kecewa lantaran upayanya agar Wargas bisa ikut dalam lomba gerak jalan tahun ini harus pupus.

Apalagi banyak masyarakat yang menanyakan perihal keikutsertaan kelompok waria dan gay ini dalam lomba tahunan itu.

Kekecewaan Mami Sisca juga diikuti oleh grupnya yang telah merindukan untuk tampil dan berekspresi dalam lomba gerak jalan.

Padahal ia sempat melakukan negosiasi dengan panitia lomba gerak jalan agar tetap bisa tampil, namun upaya itu juga tidak membuahkan hasil.

Disamping itu, Mami Sisca mengaku bahwa ia sempat ditawarkan untuk tetap ikut dalam gerak jalan kocak namun sebagai eksibisi.

Baca Juga :  HKGB ke-70, Bhayangkari Buleleng Gelar Baksos

Tetapi ia menolak karena berbagai pertimbangan serta grupnya yang lebih menginginkan untuk ikut berlomba.

“Sempat ditawarkan untuk jadi eksibisi di gerak jalan kocak, tapi Mami menolak karena anak-anak inginnya ikut lomba saja,” ucapnya.

Sudah siapkan tema

Dalam lomba gerak jalan, sebenarnya telah menyiapkan tema dan kostum tentang lingkungan.

Tema ini diambilnya untuk menggalakkan kembali kepedulian masyarakat Buleleng perihal kebersihan lingkungan.

Ia menjelaskan bahwa tema tiap tahun yang diangkatnya berbeda-beda dan kostum yang dikenakan merupakan buatan sendiri.

Hal itu sama dengan koreografi atau atraksi yang mereka tampilkan yang ternyata hanya dilatih dalam hitungan hari.

“Mami sebenarnya sudah menyiapkan tema dan kostum untuk gerak jalan tahun ini yaitu lingkungan,” ungkap Mami Sisca.

“Karena ingin menggalakkan kembali di masyarakat agar peduli dengan lingkungan,” tutup Pembina Wargas itu. (fJr/JP)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: