1 KASUS EKSPLOITASI ANAK DI BAWAH UMUR, ANGGOTA DEWAN SOMVIR LAPOR IBU RUMAHTANGGA KE POLISI - Jarrak Pos Bali
29 Oktober 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

KASUS EKSPLOITASI ANAK DI BAWAH UMUR, ANGGOTA DEWAN SOMVIR LAPOR IBU RUMAHTANGGA KE POLISI

2 min read

Foto Jarrakposbali.com/Francelino: Somvir di Mapolres Buleleng

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Pertarungan antara Made Sudiari, ibunda Komang NS korban eksploitasi anak di bawah dalam kegiatan politis pada Pemilu 2019, versus DR Somvir, anggota DPRD Bali dari NasDem asal India, mulai seru.

Ini lantara DR Somvir yang notabene wakil rakyat sekarang melawan rakyat yang diwakilinya ke Polres Buleleng. Ya, setelah dimintai keterangan oleh penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Buleleng, Sabtu (3/10/2020) siang pekan lau, Rabu (7/10/2020) petang DR Somvir medatangi Mapolres Buleleng dan melapor Sudiari ke Polres Buleleng.

DR Somvir didampingi Ketua BAHU Bali Partai Nasdem, Wayan Karta pada Rabu (7/10/2020) sore sekitar Pukul 17.00 Wita melapor ke Polres Buleleng.

“DR Somvir melaporkan Made Sudiari bukan untuk memenjarakannya. Namun untuk mengungkap atau memburu siapa dalang dibalik permasalahan ini.” ucap Wayan Karta, jurubicara DR Somvir.

Lebih lanjut Wayan Karta dengan percaya diri meyakini awak media, bahwa DR Somvir sudah tidak ada masalah dengan apa yang dilaporkan oleh Made Sudiari ibunda Komang NS. Artinya persoalan DR Somvir pada Pemilu 2019 lalu sudah tidak ada masalah karena tidak ada bukti, baik laporan di Bawaslu Buleleng, Bawaslu Provinsi Bali maupun laporan ke DPP Partai Nasdem oleh salah satu LSM Buleleng.

Baca Juga :  HUMAN INTEREST: TAK PUNYA HP UNTUK BELAJAR DARING, SISWA KELAS V SD DI SEPANG DIBANTU POLISI

“Pada Pemilu 2019 lalu, DR Somvir dilaporkan ke Bawaslu Buleleng, Bawaslu Provinsi Bali oleh LSM Buleleng, hingga laporan ke DKPN dan mahkamah partai Nasdem oleh rival DR Somvir yakni Tirtawan. Hasilnya tidak cukup bukti,” ucap Karta.

Jadi? “Jadi dalam hal ini akan dicari siapa dalang dibalik laporan Made Sudiari. Karena sudah ada bukti berupa rekaman dan vidio. Dimana anak itu bukan dimanfaatkan oleh DR. Somvir tapi oleh orang berinisial T dan ini sudah dilaporkan ke penyidik.” tandas Karta.

Karta menyebutkan bahwa Nyoman Tirtawan itu secara resmi sudah mengundurkan diri dari Partai Nasdem, dan kalau Nyoman Tirtawan berstatemen, itu bukan atas nama partai tetapi atas nama pribadi. ”Tirtawan sudah mengundurkan diri dari partai Nasdem, ” sebutnya.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: PEMDES BONDALEM SIAPKAN 17 KAMAR HOTEL UNTUK PMI

Sementara itu, salah satu kader partai Nasdem mengaku merasa heran dengan kapasitas Wayan Karta berstatus Ketua BAHU Bali. Artinya apakah dia itu sudah mengantongi surat tugas dari partai. Sedangkan kepengurusan Partai NasDem hanya ada KSB saja.”Sebagai Ketua Bahu apabila ada pencemaran nama baik partai dan sebagainya,” ujarnya.

Menurutnya, kalau Made Sudiari melakukan pelaporan dengan cukup bukti dan dalam hal ini tidak ada pelanggaran hukum. Dan wajar seorang ibu menjaga anaknya dari gangguan.

Selanjutnya masalah diduga ada dalang dibalik pelaporan Made Sudiari, itu juga tidak tepat. “Lucu kalau melakukan pengaduan hanya untuk mencari dalangnya.” ujarnya. “Kalau misalnya mencari aktor atau dalangnya, apabila melakukan tindakan kejahatan. Ini kan tidak.” Sindirnya.

Penulis/Editor: Francelino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *