1
Sen. Sep 21st, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

TNI: KODIM JEMBRANA TANAM PADI DI LAHAN DEMPLOT MILIK WARGA BINAAN

2 min read

NEGARA-JARRAKPOSBALI.COM – Di tengah Pandemi COVID-19, sebagai upaya untuk mewujudkan ketahanan pangan, Kodim 1617/Jembrana melaksanakan penanaman padi di atas lahan demplot milik warga petani binaan Kodim 1617/Jembrana.

Penanaman padi jenis Inpari dengan sistem tanam Jajar Legowo (2 : 1) tersebut berlokasi di lahan seluas 1 Hektare milik I Ketut Wela, warga Subak Tegal Jati, Desa Baluk, Kecamatan Negara, Jembrana dilaksanakan, Senin (8/6/2020).

Kegiatan penanaman ini mengambil tema “Melalui Pembinaan Ketahanan Pangan, Wujud Kepedulian TNI-AD Terhadap Perekonomian Bangsa”.

Dengan menerapkan sistem tanam Jajar Legowo (2 : 1) dengan varietas yang baik dan unggul maka dari sisi penghasilan akan lebih besar dan bisa membantu masyarakat petani dan juga pemerintah daerah.

Baca Juga :  HKTI BALI DUKUNG BUDIDAYA PORANG DI BULELENG

Jika produksi terus meningkat maka tidak perlu lagi mendatangkan padi dari luar daerah. Dalam pemenuhan kebutuhan padi menjadi satu dari tiga produk unggulan program prioritas di Kementerian Pertanian.

Dandim 1617/Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok mengucapkan terima kasih kepada pemilik lahan I Ketut Nela yang memberikan tanahnya untuk program Demflot tanam padi Kodim 1617/Jembrana.

“Hal ini setidaknya menjadi pelajaran dan edukasi bagi Para Babinsa yang kemudian dapat menyalurkan apa yang telah didapatkan hari ini terkait cara menanam padi dengan sistem Jajar legowo (2 : 1) yang nantinya dapat diterapkan di wilayah binaannya di desa-desa yang memiliki lahan sawah,” ucap Dandim Djefri seperti dilansir dari Pendam IX/Udayana.

Baca Juga :  MENTERI PUPR BASUKI: “PURA AGUNG BESAKIH ADALAH ASET NASIONAL HARUS DIPERHATIKAN”

Lebih lanjut dikatakan, apa yang dilakukan satuannya adalah sebagai wujud dukungan penuh kepada pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan. “Dengan harapan, apa yang kita laksanakan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. khususnya untuk memantapkan Kabupaten Jembrana sebagai lumbung pangan”, tegas Dandim Djefri lagi.

Sebagai informasi bahwa cara tanam padi Jajar legowo (2 : 1) yaitu setiap dua baris tanaman diselingi oleh satu barisan kosong yang memiliki jarak dua kali dari jarak tanaman antar baris, sedangkan jarak tanaman dalam barisan adalah setengah kali jarak tanam antar barisan.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *