KARANGASEM,JARRAKPOSBALI.com | Setelah penggeledahan di kantor Dinas Sosial Kabupaten Karangasem beberapa pekan lalu, kajari Kabupaten Karangasem kembali mendalami kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Masker senilai 2,9 Miliar dengan memeriksa saksi-saksi yang berkaitan dengan pengadaan Masker. Rabu 9 Juni 2021.

 

Kasi Intel Kajari Kabupaten Karangasem, I Dewa Gede Putra Semara,SH mengatakan ada sebanyak 4 orang saksi yang diperiksa hari ini, 2 saksi dari rekanan pembanding dan 2 saksi dari rekanan pembuat masker.

Baca Juga :  PREMIER LEAGUE: CHELSEA BOYONG HAKIM ZIYECH DARI AJAX AMSTERDAM

Dari 2 rekanan pembanding memberikan harga yang cukup tinggi yaitu Ada yang 16.000/pcs dan ada yang 8.000/pcs. Mereka memberikan harga tinggi karena tidak memberitahukan spesifikasi barang yang diminta dari pihak dinas sosial kabupaten Karangasem.

 

Sedangkan rekanan yang terlibat dalam Proses Pengadaan Masker ada 2 yaitu panda konveksi dan adiktif konveksi. Sebagai rekanan penunjukan jatuh pada Panda konveksi dan adiktif konfeksi. Dimana masing masing mendapatkan pembuatan masker yang berbeda. Untuk Panda Konveksi mendapatkan 300.000 pcs masker dengan harga 5.700 /pcs, sedangkan Adiktif Konveksi mendapatkan 212.797 pcs dengan harga yang sama. Katanya.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: HASIL SWAB PEDAGANG NEGATIF, BONDALEM LOLOS DARI ANCAMAN LOCKDOWN

 

Untuk status kasus ini masih dalam proses pemanggilan saksi dan setelah ini akan diundang para Camat se-Kabupaten Karangasem guna dimintai keterangan ungkapnya./je

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here