1
Rab. Sep 23rd, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

NEW NORMAL DIMULAI, OBJEK WISATA DI BALI KEMBALI DIBUKA

2 min read

DENPASAR-JARRAKPOSBALI.COM – Masyarakat Bali saat ini boleh merasa sedikit lega meski pandemic COVID-19 belum berlalu. Hal ini seiring mulai diberlakukannya new normal oleh Gubernur Bali DR Ir I Wayan Koster, MM, per hari Kamis,9 Juli 2020.

Objek-objek wisata yang sudah beberapa bulan terakhir ini ditutup untuk semua wisatawan pagi tadi mulai dibuka untuk umum. Seperti obyek wisata Sangeh sejak pagi sudah mulai dikunjungi wisatawan lokal walaupun jumlahnya belum mencapai ratusan.

“Sejak pagi sudah ada tamu lokal sudah mulai berkunjung ke sini meskipun jumlahnya belum mencapai ratusan. Selain itu orang yang shooting foto pra wedding juga lumayan banyak meski baru buka beberapa jam yang lalu,” jelas Made Sumohon, pengelola Objek Wisata Sangeh.

Kendati pengunjung mulai berdatangan, namun Sumohon menyebutkan bahwa pihak pengelola belum menjual tiket masuk. “Dan saat ini kita belum menjual tiket, tapi pengunjung cukup menyumbang secara sukarela. Hal ini kita lakukan karena masih menunggu instruksi lebih lanjut disamping untuk menarik minat masyarakat untuk berkunjung ke DTW Sangeh ini,” terang Sumohon.

Baca Juga :  PARIWISATA BALI: WAGUB COK ACE TANDASKAN DIBUKA BERTAHAP DAN TERBATAS DI KAWASAN TERTENTU

Mengenai protokol kesehatan? “Pasti kami sudah mrnyiapkan protokol kesehatan baik untuk staf maupun untuk tamu sesuai standar yang telah ditetapkan sehingga tamu tidak perlu merasa khawatir berwisata ke Sangeh,” jawab Sumohon dengan nada tegas.

Sementara di kawasan pantai di Bali juga mulai dibuka untuk berwisata sehingga kejenuhan warga yang terkekang di rumah mulai terobati. Salah satunya Pantai Legian. Pembukaam kembali Pantai Legian secara resmi dibuka Bendesa Adat Legian, Anak Agung Mantra, yang ditandai dengan menaikkan layangan celepuk (layang-layang bermotif burung hantu) yang lagi ngetrend di Bali saat ini.

Salah seorang pedagang di pantai yang ditanya mengenai dibukanya kembali pantai Kuta mengatakan bahwa dia merasa cukup lega. “Saya dan teman-teman pedagang ya merasa agak lega,tapi meskipun dibuka penghasilan kita tidak akan seberapa karena para bule terutama yang dari Australia belum bisa ke sini. Ya, semoga toris-toris langganan kami cepat bisa ke Bali,”harapnya.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: WAGUB BALI MINTA INDUSTRI PARIWISATA SERIUS JALANKAN PROTOKOL NEW NORMAL

Sementara menurut informasi dari salah seorang warga Sanur, untuk pantai di kawasan Sanur baru akan resmi di buka tanggal 11 Juli 2020 dengan membatasi jumlah pengunjung dengan penjagaan yang ketat oleh Satgas dan Pecalang.

Di Buleleng pun tidak kalah seru. Seperti di Pantai Sangsit, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan. Ratusan orang tumpah ruah ke pantai melakukan berbagai aktivitas. Seperti di sepanjang dermaga Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) hamper seratusan orang menyalurkan hobi mancingnya.

Puluhan orang juga menyerbu warung ikan bakar favoit di Pantai Sangsit tersebut. Saking banyaknya pengunjung, mereka harus rela antre untuk mendapatkan tempat duduk dan layanan ikan bakarnya.

Penulis: Berataya
Editor: Francelino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *