1
Sab. Sep 19th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

KABAR DEWAN: DEMI TRANSPARANSI, PANSUS I USULKAN APBD DITEMPEL DI BILLBOARD

2 min read

SINGARAJA-JARRAKPOSBALI.COM – Usai melakukan studi banding pasca terbentuk pekan lalu, Pansus I pimpinan Luh Marleni langsung menggelar rapat pembahasan draft Ranperda tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Keuangan Daerah (P3KD) di ruang Komisi III di lantai satu Gedung Utama DPRD Buleleng, Jalan Veteran No 2 Singaraja, Senin (10/2/2020) siang.

Berbagai masukan disampaikan anggota Pansus I. Yang menariknya ada masukan dari anggota Pansus I, Putu Mangku Budiasa, SH, MH. Politisi PDIP yang kini menjabat Ketua Komisi II DPRD Bulelen itu mengusulkan agar di Ranperda P3KD itu dimasukkan pasal tentang transparansi dan keterbukaan pengelolaan keuangan.

Konsep pasal itu adalah secara jelas dna tegas menyebutkan agar setiap tahun anggaran, ABPD Buleleng harus diketahui secara terbuka dan transparan oleh masyarakat dengan cara menempel di billboard-bilboard di tempat-tempat umum di Kota Singaraja dan di kota-kota kecamatan.

Baca Juga :  Pesan Jokowi Dalam Rapat Terbatas : Tekan Import Alutsista dan Junjung Tinggi Program kerja Pemerintah

“Supaya ada dasar hukum yang kuat maka sebaiknya dalam Ranperda ini kita isi pasal agar setiap tahun anggaram ditempel APBD di baliho atau billboard di tempat-tempat umum agar dilihat masyarakat. Biar mereka tahu jumlah anggaran yang diguanakan dalam setahun tahun anggaran,” ujar Mangku Budiasa.

Ide ini, kata dia, terinspirasi pemerintahan desa (Pemdes) di Kabupaten Buleleng yang selama ini jauh lebih transparan dalam masalah keuangan. Di setiap desa jumlah anggaran desa selalu ditempel di baliho-baliho di desa sehingga masyarakat desa tahu jumlah anggarannya. “Masak Pemkab Buleleng kalah dari Pemdes,” ujar politisi asal Desa Selat, Kecamatan Sukasada, dengan nada sindir.

Baca Juga :  PARIWISATA: BUKIT TRUNYAN, MOZAIK TERINDAH BALI YANG BELUM DIBERI PERHATIAN

Usulan Mangku Budiasa didukung oleh anggota Pansus I lainnya yakni Ir Gde Wisnaya Wisna. “Biar seperti di desa-desa itu. Anggarannya ditempel di baliho sehingga bisa dilihat sama masyarakat,” tambahnya.

Ketua Pansus I, Luh Marleni dikonfirmasi usai rapat, menyatakan salut dengan masukan-masukan dari anggota Pansus I. “Saya salut atas masukan teman-teman tadi, dan kita akan bahas bersama di Pansus soal usulan tadi,” ujar Marleni.

Penulis: Francelino
Editor: Jering Buleleng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *