1
Jum. Sep 18th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

INFO PERBATASAN RI-TIMOR LESTE: YONIF R 142/KJ LATIH ANAK-ANAK BERMAIN MUSIK

2 min read

ATAMBUA-JARRAKPOSBALI.COM – Satgas Pamtas RI-RDTL (Timor Leste) Yonif Raider 142/KJ cukup peka terhadap situasi di lapangan. Mengetahui kurangnya motivasi anak-anak di kawasan perbatasan itu untuk bermain musik saat ini, personel Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ memberikan latihan bermain alat musik berupa gitar kepada anak-anak.

Hal ini dilakukan untuk mengasah jiwa seni pada Hari Musik Nasional di SD Inpres Motaain, Dusun Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, NTT.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif R 142/KJ Letkol Inf Ikhsanudin, S.Sos., M.M., dalam rilis tertulisnya di Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur, Atambua Kabupaten Belu, Senin (9/3/2020), yang dilansir Pendam IX/Udayana.

Dikatakan Dansatgas Ikhsanudin, kegiatan yang dilakukan oleh personel Pos Motaain pada Minggu (8/3/2020) tersebut, dikarenakan kurangnya motivasi anak-anak dalam bermain alat musik karena pengaruh kemajuan teknologi yaitu gadget serta dalam rangka menyambut hari musik nasional yaitu setiap tanggal 9 Maret.

Baca Juga :  MUSEUM GEDONG KIRTYA JADI PUSAT PENELITIAN LONTAR KUNO

“Personel kami di Pos Motaain memang memiliki grup band sendiri yang bernama ‘Ksatria Band’, lagu yang dirilis pada akhir bulan Januari 2020 yaitu ‘Kisah di Perbatasan’ dapat dilihat pada link youtube https://youtu.be/C-endN7862M,” ujarnya.

Lebih lanjut dia, dengan pimpinan Serda Rezif Regiana bersama empat orang anggota, mereka memberikan ilmu pengetahuan tentang seni musik serta memberikan latihan bermain gitar kepada sekitar 40 orang anak-anak kelas III dan IV SD Inpres Motaain.

“Selain itu, kegiatan ini juga untuk mengingatkan kepada anak-anak selaku generasi penerus Bangsa bahwa tanggal 9 Maret merupakan Hari Musik Nasional,” tuturnya.

Baca Juga :  SUDAH BERUSIA UZUR, JEMBATAN PENGHUBUNG TINGA-TINGA DAN PENGULON AMBRUK DIHANTAM BANJIR

Melalui metode ini diharapkan akan dapat mengasah jiwa seni anak-anak, sehingga dapat terhindar dari pengaruh perkembangan zaman dan teknologi, karena pengunaan gadget akan lebih membuat anak-anak menyendiri.

Pihaknya juga berharap agar kegiatan tersebut dapat mempererat hubungan tali silaturahmi bersama pihak sekolah serta memperkokoh hubungan persaudaraan dan kekeluargaan bersama anak-anak di Desa Silawan.

Sementara itu, salah seorang anak siswa kelas IV Jerri Jose Nardos, 9, menyampaikan ucapan terima kasih atas ilmu seni musik yang diajarkan.

“Kami merasa senang abang, abang sudah datang ke sekolah kami dengan membawa gitar dan mengajari kami bermain musik, kami ucapkan terima kasih abang TNI,” tandasnya.

Editor: Francelino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *