1
Connect with us

Berita

SAYURAN HIDROPONIK

Published

on

Sayuran Hidroponik.

Denpasar -JARRAKPOSBALI.COM-Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada-Buleleng adalah tempat petani sayuran hidroponik. Pelanggan memetik di tempat sayuran yang diminatinya. Sayuran ini merambah penjualannya sampai ke hotel-hotel di Nusa Dua. Di Desa Pancasari dikembangkan sayuran kubis, sawi, kangkung dan lain-lain.

Sayuran hidroponik maksudnya air berisi zat-zat makanan disalurkan ke tanaman sayuran. Sayuran adalah makanan sehat untuk dikonsumsi manusia. Petani Desa Pancasari membidik pasaran. Turis-turis di hotel-hotel Nusa Dua membutuhkan berbagai jenis sayuran ini. Rejeki nomplok buat rakyat Pancasari.

Baca Juga :  LAGI RAIH WTP, PEMKAB KARANGASEM CIPTAKAN “QUINTRICK”

Sayuran hidroponik dengan media air bisa juga dikembangkan di pekarangan rumah. Berbagai produk sayuran bisa ditanam secara hidroponik di pekarangan rumah. Gampang pemeliharaannya apalagi telah ada air ledeng. Dengan demikian tidak ada lahan kosong yang tidak dimanfaatkan. Layak dicoba untuk menambah penghasilan.

Manusia wajib mencoba, Tuhan menentukan hasil akhirnya. Demikianlah, petani sayuran hidroponik di Desa Pancasari sangat percaya diri. Mereka berjuang dan mereka berhasil. Seperti prajurit di medan pertempuran. Maju terus, pantang menyerah. Desa Pancasari mengangkat citranya. Menjadi desa maju.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: 135 ANGGOTA SATGAS TMMD 107 KODIM BULELENG DI-RAPID TEST

Penulis

I Wayan Budiartawan
Sipenmaru-ITB-1987

Editor : Uta

 

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

VIRUS CORONA: KEMENKES TETAPKAN BIAYA RAPID TEST TERTINGGI RP 150 RIBU

Published

on

By

JAKARTA-JARRAKPOSBALI.COM – Keluhan masyarakat tentang biaya selangit rapid test selama ini direspon Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Sebagai respon terhadap keluhan masyarakat itu, Ditjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI akhirnya menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/I/2875/2020 tentang Batasan Tarif Tertinggi Pemeriksaan Rapid Test Antibodi.

Terus berapa biaya rapid test versi Kemenkes RI? Berdasarkan SE ini bahwa tarif tertinggi rapid test sebesar Rp 150.000.

Baca Juga :  RILIS EKSEPSI MAJALAH TEMPO VS KEMENTAN RI: “PENGADILAN NEGERI TIDAK BERWENANG MENGADILI SENGKETA PERS”

“Batasan tarif tertinggi sebagaimana dimaksud pada angka 1 berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriktaan rapid test antibodi atas permintaan sendiri,” demikian bunyi salah satu poin SE yang ditandangani Dirjen Pelayanan Kesehatan pada Kemenkes, Bambang Wibowo tertanggal 6 Juli 2020 tersebut seperti dilansir WE Online.

Masih menurut SE tersebut disebutkan bahwa pemeriksaan rapid test antibodi dilaksanakan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dan berasal dari fasilitas pelayanan kesehatan.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: 135 ANGGOTA SATGAS TMMD 107 KODIM BULELENG DI-RAPID TEST

“Fasilitas pelayanan kesehatan atau pihak yang memberikan pelayanan pemeriksaan rapid test antibodi dapat mengikuti batasan tarif tertinggi yang ditetapkan,” bunyi poin terakhir SE.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Continue Reading

Berita

BESOK GUBERNUR BALI TINJAU PENERAPAN PROTOKOL KESEHATAN DI BEBERAPA OBJEK WISATA

Published

on

By

DENPASAR-JARRAKPOSBALI.COM – Besok Bali masuk dalam era baru yang disebut tatanan kehidupan era baru atau lazim disebut new normal.

Sebelumnya Pemerintah Provinsi Bali telah menggelar Upacara Pamahayu Jagat dalam rangka Penerapan Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru di Bali bertepatan dengan Purnama Kasa, Minggu (5/7/2020) di Pura Agung Besakih.

Dua hari kemudian, Selasa (7/7/2020) dilanjutkan melaksanakan rapat yang diikuti Bupati/Walikota, Wakil Ketua DPRD dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) se-Bali di Gedung Gajah, Jaya Sabha, Denpasar. Seluruh peserta menyepakati untuk secara resmi melaksanakan Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru mulai Kamis (9/7/2020).

Untuk memastikan Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru berjalan dengan baik, maka Kamis (9/7) besok Gubernur Bali bersama Forkopimda akan melaksanakan peninjauan langsung ke sejumlah objek wisata.

Baca Juga :  PILKADA JEMBRANA: TANTANG INCUMBENT HARTAWAN, PAKET TAMBA-WIDASTRA MAJU LEWAT KJM

Sebelumnya, Gubernur Bali telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 3355 Tahun 2020 tentang Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru. Hal ini diungkapkan Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Rabu (8/7/2020) siang di Denpasar.

“Besok Gubernur bersama Forkopimda akan melaksanakan peninjauan lapangan terkait penerapan protokol tata kehidupan era baru. Beberapa objek yang akan dituju diantaranya Bali Safari Marine Park di Gianyar, Kertagosa di Klungkung, Mall Beachwalk dan Pantai Kuta, Badung,” ungkap Dewa Indra seperti dilaporkan Humas Pemprov Bali.

Baca Juga :  RAJA BELANDA KUNJUNGI INDONESIA, AKAN BERTEMU PRESIDEN JOKOWI

Kata Dewa Indra, pemberlakuan Tatanan Kehidupan Era Baru tersebut dilaksanakan mengingat dampak pandemi COVID-19 sudah cukup lama tanpa ada kepastian kapan akan berakhir. Oleh karena itu, pemerintah perlu bersikap untuk menghidupkan kembali aktivitas perekonomian di Bali yang terpukul karena terhentinya sektor pariwisata.

“Saya mohon agar dalam melaksanakan aktivitas tetap menerapkan Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru secara tertib, disiplin, dan dengan rasa penuh tanggung jawab, seperti selalu memakai masker/pelindung wajah, menjaga jarak, tidak berkerumun, rajin mencuci tangan, dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta menjaga daya tahan tubuh,” pintanya.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Continue Reading

Berita

UPDATE PENANGGULANGAN COVID-19 RABU, 8 JULI 2020

Published

on

By

DENPASAR-JARRAKPOSBALI.COM – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Bali menyampaikan perkembangan Penanganan Corona Virus Disease (COVID-19) di Provinsi Bali per Rabu (8/7/2020).

Dari data yang disampaikan GTPP COVID-19 Provinsi Bali menyebutkan bahwa jumlah pasien positif bertambah 31 orang WNI terdiri dari 30 Transmisi Lokal dan 1 Imported Case. Secara kumulatif total pasien positif berjumlah 1.971 orang.

Baca Juga :  RILIS EKSEPSI MAJALAH TEMPO VS KEMENTAN RI: “PENGADILAN NEGERI TIDAK BERWENANG MENGADILI SENGKETA PERS”

Sementara jumlah pasien yang telah sembuh sampai saat ini sejumlah 1.079 orang. Hari ini bertambah 45 orang WNI pasien transmisi lokal yang sembuh.

Jumlah pasien yang meninggal untuk hari ini tidak ada. Sehingga secara kumulatif sampai hari ini berjumlah 25 orang (23 orang WNI dan 2 orang WNA).

Pasien positif dalam perawatan (kasus aktif) berjumlah 867 orang yang dirawat di 14 rumah sakit, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima, Hotel Ibis, Hotel Gran Mega dan BPK Pering.

Baca Juga :  CEPAT TANGANI BENCANA, BPBD DAN PUPPR DIPUJI WABUP SUTJIDRA

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Continue Reading

Trending