Berita

Perjuangkan HPL Jadi SHM, Ratusan Warga Gilimamuk Datangi Kantor DPRD Jembrana

JEMBRANA, jarrakposbali.com | Sejumlah warga Gilimanuk yang mewakili ribuan KK, mendatamgi Kantor DPRD Jembrana, Senin (11/7/202).

Kedatangan mereka ke Kantor DPRD Jembrana guna menyampaikan aspirasi sekaligus mendesak pemerintah agar mengakomodir permohonan ribuan masyarakat untuk mendapatkan hak milik tanah yang telah mereka temoati bertahun-tahun.

Mereka memperjuangkan status tanah HPL (Hak Penggunaan Lahan)  agar dinaikan menjasi status SHM (Surat Hak Milik) yang selama ini tak kunjung membuahkan hasil.

Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Tanah Gilimanuk (AMTAG), I Gede Bangun Nusantara mengatakan,
Sejatinya permohonan ini sudah lama dinantikan oleh masyarakat Gilimanuk,  namun baru sampai saat ini warga sepakat hingga menyampaikan ke DPRD Jembrana.

“Janji – janji sudah sering di sampaikan ke kami sejak dulu,  namun bukan disana ranah permohonan kami. Kami memohonkan status tanag segera menjadi SHM”,terangnya.

Bangun menambahkan, banyak warga yang sudah puluhan tahun tinggal turun temurun disana,  namun tanah yang mereka tempati dengan membayar sewa masih berstatus lahan pengelolaan milik Pemerintah Daerah. Sementara di tempat lain yang kondisinya lebih susah bisa dijadikan hak milik.

Seusai pertemuan,  Ketua Komisi II DPRD Jembrana I Ketut Suastika menyebutkan, Disandingkan dengan perundang – undangan yang berlaku, DPRD mendorong penuh apa yang diharapkan oleh masyarakat Gilimanuk.

Baca Juga :  Pastikan Situasi Aman Kondusif, Dandim dan Kapolres Loteng Pantau Pelaksanaan Pam MotoGP
  Jarrak Travel

“Kita sudah bentuk Pansus (Panitia Khusus)  sejak lima bulan lalu untuk mendalami keinginan masyarakat Gilimanuk mendapatkan SHM ini terpenuhi, saat ini kita juga mendorong” pungkasnya.

Suastika juga menyebutkan ada peluang status tanah Gilimanuk menjadi SHM jika dilihat dari UU Cipta Kerja dengan turunnya PP 18 tahun 2021. Asal mekanismenya sesui dengan yang di tentukan.

Baca Juga :  Gerai Vaksin Polres Tabanan Terus Digenjot, Sasar Masyarakat Desa Banjar Anyar

“Karena status pemerintah pusat, apakah nanti (pemerintah daerah) audiensi ataupun bersurat ke pusat, menjadi progres selanjutnya”, tutupnya.

Setelah penyampaian aspirasi di DPRD Jembrana,  ratusan warga tersebut juga rencananya akan meghadap Bupati Jembrana, Nengah Tamba untuk memperjuangkan permohonan tanah hak milik.(x)

Penulis : Angga
Editor   :  Dewa Darmada

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: