BeritaBulelengDaerahPendidikan
Trending

Sembilan Pelajar Papua Timba Ilmu di Buleleng

Berkesempatan Lanjutkan Pendidikan di SMA/SMK Buleleng

SINGARAJA, Jarrak Pos Bali – Sembilan orang pelajar yang berasal dari Papua mendapat kesembatan menimba ilmu di Buleleng.

Sebanyak sembilan orang pelajar yang berasal dari tanah Papua mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikannya di Buleleng.

Para generasi muda dari Bumi Cendrawasih itu diberikan kesempatan untuk menempuh pendidikan sesuai minat dan bakat mereka.

Mereka yang merupakan lulusan dari beberapa SMP di Papua itu, akan menimba ilmunya di SMA/SMK Gumi Panji Sakti.

Untuk kategori SMA, mereka terbagi ke SMAN 2 Singaraja sebanyak dua orang, dan SMAN 4 Singaraja dua orang.

Sedangkan untuk kategori SMK, terbagi ke SMKN 1 Singaraja sebanyak tiga orang, dan SMKN 1 Sukasada sebanyak dua orang.

  Jarrak Travel

Para pelajar dari Papua ini sebelumnya sudah diberikan kesempatan untuk memilih jenjang pendidikan baik itu SMA atau SMK.

Hal ini disampaikan Koordinator sekaligus Penanggung Jawab Program ADEM Provinsi Bali, Drs. I Made Darwis Wibawa, M.M.

“Hari ini semuanya sudah mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di masing-masing sekolah,” ujarnya.

“Sebelumnya mereka diberikan kesempatan untuk memilih melanjutkan jenjang SMA/SMK, khusus SMA sudah ditentukan,” lanjut Darwis.

“Sementara siswa yang memilih SMK berhak memilih jurusan untuk selanjutnya didistibusikan ke sekolah yang sudah ada kerjasama dengan Kementerian Pendidikan,” tambahnya.

Baca Juga :  Hari Bhayangkara, Polres Buleleng Donor Darah
Baca Juga :  Tumpek Wariga, Wabup Buleleng Ajak Muliakan Tanaman
Baca Juga :  KPOTI Buleleng Siap Gencarkan Olahraga Tradisional
Pelajar Papua di Buleleng
Pelajar Papua yang mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan SMA/SMK di Pulau Dewata dan Buleleng. Foto: Ist.

Ikut dalam Program ADEM

Kesembilan pelajar itu, mendapatkan kesempatan ini setelah lulus tes program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) angkatan ke-IX tahun 2022.

Program itu dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbudristek RI.

Program ini merupakan upaya pemerintah untuk pemerataan kualitas pendidikan, khususnya bagi generasi Papua dan Papua Barat terbaik.

Selain itu program ini juga ditujukan kepada daerah yang masuk dalam kategori 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal).

Generasi Papua ini akan masa pendidikan SMA/SMK-nya selama tiga tahun penuh dengan tanggungan beasiswa langsung dari Kemendikbud.

Tak tanggung-tanggung, sebesar Rp23 Juta lebih dalam setahun dikucurkan yang nantinya dialokasiskan untuk keperluan dan biaya hidup mereka.

“Seluruh biaya pendidikan, makan, pemondokan dan biaya oprasional lainnya diserahkan kepada pemerintah,” tutur mantan Kepala Sekolah SMKN 3 Singaraja itu.

“Di Singaraja mereka kami sewakan kost yang dekat dengan sekolah sehingga mudah berangkat ke sekolah dan kita pantau,” lanjutnya.

Selain itu, Darwis juga menyebutkan bahwa ada sebanyak 55 siswa Papua yang diberikan kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah.

Yang semuanya tersebar di sembilan Kabupaten/Kota di Provinsi Bali. (fJr/JP)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: