BeritaBulelengDaerahHukum dan Kriminal
Trending

Juli 2022, Dua Pria di Buleleng Ditangkap Gara-gara Narkoba

SINGARAJA, Jarrak Pos Bali – Tiga pria di Buleleng ini harus berurusan dengan Polres Buleleng gara-gara Narkoba.

Labibul Asrori (24), Gede Pasek Sujaya (45), dan Wawan Efendi (33) bernasib sial lantaran mereka ditangkap Satres Narkoba Polres Buleleng.

Ketiga orang ini ditangkap pada waktu dan tempat yang berbeda pula atas dugaan peredaran Narkotika di Kabupaten Buleleng.

Penangkapan ini diungkap Kapolres Buleleng, AKBP I Made Dhanuardana, S.I.K., M.H., dalam press release pada hari Kamis, 11 Agustus 2022.

Penangkapan pertama

Labibul Asori alias Labib menjadi orang pertama yang ditangkap pada hari Selasa, 5 Juli 2022 di Jl. Banjar Dinas Tamblingan, Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.

Saat ditangkap, polisi menemukan barang bukti berupa bungkusan tas plastik warna biru yang berisi bungkusan tas plastik warna putih.

  Jarrak Travel

Didalam tas plastik putih itu terdapat satu kotak rokok Sampoerna yang didalamnya ada satu plip besar berisi butiran kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu.

Berat sabu pada rokok itu 84,78 gram brutto (83,72 gram netto), dan membawa satu unit ponsel merek Realme warna hitam.

Baca Juga :  Hadiri Karya Pitra Yadnya Lan Karya Manusa Yadnya Desa Adat Sembung Sobangan
Barang bukti narkoba di Buleleng
Polisi saat menunjukkan barang bukti. Foto: Humas Polres Buleleng.

Penangkapan kedua

Selanjutnya, Satres Narkoba Polres Buleleng menangkap Gede Pasek Sujaya alias Alex pada hari Minggu, 17 Juli 2022 pukul 20.30 WITA.

Alex ditangkap di Jl. Laksmana, Banjar Dinas Galiran, Desa Baktiseraga, Kecamatan/Kabupaten Buleleng.

Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan dua paket potongan pipet warna kuning dan merah yang didalamnya berisi palstik plip kristal bening diduga narkotika jenis sabu.

Barang itu diketahui memiliki berat 0,09 gram brutto (0,06 gram netto) dengan total berat 0,29 gram brutto (0,2 gram netto).

Saat itu, Alex menyimpannya pada genggaman tangan kirinya.

Saat dilakukan penggeledahan di rumahnya, ditemukan barang bukti di kamar tidur pelaku berupa satu buah alat hisap sabu/bong.

Baca Juga :  Lomba Ogoh-Ogoh Buleleng 2022, Ini Juaranya

Lalu satu buah pipet kaca, dan satu buah potongan pipet warna putih yang ujungnya runcing.

“Masih dilakukan pengembangan untuk mengetahui asal usul Narkotika yang dimiliki terduga pelaku,” ujar AKBP Dhanuardana.

“Dan kasusnya sudah dalam proses penyidikan serta para terduga pelaku telah diamankan di Polres Buleleng”, imbuhnya.

Disangkakan Pasal 112 UU RI No 35 Tahun 2009

Para pelaku itu kini disangkakan telah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman.

Ini sebagaimana dimaksud dalam pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dengan pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak delapan miliar rupiah. (fJr/JP)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: