BeritaBulelengDaerahHukum dan Kriminal
Trending

Karena Narkoba, Iwan Ditangkap Polisi

SINGARAJA, Jarrak Pos Bali – Hanya karena Narkoba, Iwan akhirnya ditangkap polisi.

Wawan Efendi alias Iwan (33) kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena Narkoba.

Iwan ditangkap Satres Narkoba Polres Buleleng pada hari Minggu, 7 Agustus 2022 pukul 17.30 WITA di Gang At Taufik, Jl. Hasanudin, Kampung Kajanan, Buleleng.

Penangkapan Iwan disampaikan Kapolres Buleleng, AKBP I Made Dhanuardana, S.I.K., M.H., dalam press release pada hari Kamis, 11 Agustus 2022.

AKBP Dhanuardana menjelaskan, saat Iwan ditangkap di kostnya, ditemukan dua botol bong, dua korek api gas, dan tiga buah sumbu korek api gas.

Kemudian delapan potongan pipet plastik berujung runcing, dan dua pipet kaca yang berisi residu.

  Jarrak Travel

Kapolres Buleleng itu menyebutkan bahwa barang bukti itu ditemukan pada bagian dapur kostnya.

Tak sampai disitu saja, setelah dilakukan penggeledahan pada kamar kost, kembali ditemukan satu paket plastik plip yang berisi butiran kristal bening diduga sabu.

Baca Juga :  Resmi Ditutup, TMMD Kodim 1623/Karangasem Menjadi Momentum Pembangunan Untuk Kemajuan Masyarakat

Narkotika itu diketahui memiliki berat 0,84 gram brutto (0,64 gram netto) yang diselipkan di pintu kamar mandi.

Polisi juga mengamankan sebuah dompet hitam di atas kasur yang berisi uang tunai sebesar satu juta lima ratus ribu rupiah.

Uang pada dompet Iwan itu diduga merupakan hasil penjualan sabu.

Kemudian ditemukan juga sebuah tas warna krem di kamar mandi di atas kloset kamar mandi yang didalamnya terdapat empat bungkus plastik plip kosong.

Lalu satu buah gunting kecil dan satu lembar kertas warna putih yang berbentuk persegi panjang.

Baca Juga :  Kasus Sembuh Terus Bertambah, Prosentase Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Capai 91 Persen Lebih

“Masih dilakukan pengembangan untuk mengetahui asal usul Narkotika yang dimiliki terduga pelaku,” ujar AKBP Dhanuardana.

“Dan kasusnya sudah dalam proses penyidikan serta para terduga pelaku telah diamankan di Polres Buleleng”, lanjutnya.

Disangkakan Pasal 112 UU RI No 35 Tahun 2009

Para pelaku itu kini disangkakan telah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman.

Ini sebagaimana dimaksud dalam pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Dengan pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak delapan miliar rupiah. (fJr/JP)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: