Berita

Alah Mak…! Manager Koperasi ini Minta Wik Wik ke Nasabah Wanita Jika Tak Bayar Hutang

SUMBAWA, jarrakpos.com | Beli Kentang dan Terasi, jangan lupa beli bubuk kopi. Kalau kamu kagak bisa bayar hutang koperasi, ayo kita bonbok di hotel melati.

 

Walah dalah, itulah sejanta pamungkas yang dimiliki oleh J, salah seorang manager koperasi di Sumbawa, NTP. Senjata pamungkas ini acap kali dikeluarkan jika ada nasabahnya yang tidak bisa bayar. Lo, kok bisa ya, bejat kali otakmu brow.

 

Disebutlah EK, wanita berumur 32 tahun asal Sumbawa, NTB, terkena senjata pamungkas sang manager koperasi. EK yang tidak bayar hutang diminta menemui sang manager di hotel melati. Tentu saja mau diajak wik wik.

 

Baca Juga :  RABU ABU: “APABILA KAMU BERPUASA, JANGANLAH MURAM MUKAMU SEPERTI ORANG MUNAFIK”
  Jarrak Travel

Walah, kok tega gitu sih. Apa ngak kasihan dengan masabahnya. Mungkin di pikiran J, dari pada rugi uang tak kembali mending diajak wik wik, kan dapat enak. hehehe.

 

EK yang memang tidak berdaya, akhirnya menuruti keinginan sang manager koperasi. Habis kalau ngk dituruti, sang manager terus nguber nagih hutang. Mending rela deh ditidurin, yang penting hutang lunas. hehe. Mungkin itu kalimat yang ada di benak EK.

 

Singkat cerita, merekapun akhirnya bertemu di hotel melati untuk wik wik. Naas belumlah puas merasakan kenikmatan dunia, mereka sudah digrebek oleh aparat Pol PP. Jadinya mereka berdua digelandang ke kantor Pol PP Sumbawa, NTB.

Baca Juga :  Gubernur Koster Tinjau Pembangunan Pelabuhan Sanur

 

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Sumbawa Sahabuddin dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya peristiwa tersebut terjadi pada Selasa 8 Maret 2022 lalu.

 

Dari hasil pemeriksaan terhadap manager koperasi di ketahui pada HP yang bersangkutan banyak terdapat poto wanita yang diduga sebagai nasabah. Kuat dugaan, banyak wanita lain yang tidak bisa bayar hutang menjadi korban kebejatan sang manager koperasi.(ded)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: