BeritaDaerahPariwisata

Inovasi Dinas Pariwisata Klungkung Dalam Mendukung Desa Wisata

SEMARAPURA, jarrakposbali.com | Tak terhalang pandemi Pemerintah Kabupaten Klungkung terus berinovasi dalam pengembangkan Pariwisata khususnya, dalam pengelolaan Desa Wisata, dibuktikan dengan  dilaksanakannya Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata bertempat di Meeting Room Bakas Levi Rafting, Selasa (12/10/2021).

Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata yang diikuti oleh 9 Desa Wisata di Kabupaten Klungkung ini dengan melibatkan Kepala Desa, Pengelola Desa Wisata, Pokdarwis dan 45 peserta pelatihan.

Kepala Bidang Dinas Pariwisata Klungkung, Tjokorda Gde Romi Tanaya dalam sambutannya menyebutkan bahwa pelatihan ini di ambil dari Dana Dak Non Fisik Tahun 2021 di Tahun anggaran 2021.

“Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman sapta pesona dan memahami sadar wisata serta pengembangan dan terobosan yang harus dilakukan dalam membuat Desa Wisata, ” ucapnya dalam pidato sambutannya.

Baca Juga :  Pesemetonan Geria Gede Bakas Lakukan Tirta Yatra Di Pura Ghrya Ghiri Taksu  Dwijendra

Acara dibuka Oleh Bupati Klungkung didampingi oleh Kadispar kabupaten Klungkung, Anak Agung Gde Putra Wedana dan Baperlitbang Kabupaten Klungkung, Anak Agung Lesmana, Dalam Sambutannya Bupati Suwirta mengajak seluruh peserta pelatihan agar benar-benar mendapatkan ilmu dan setelah selesai melakukan pelatihan agar bisa untuk diimplementasikan pada masing-masing Desa Wisata mereka.

“Terkait dengan Desa Wisata banyak hal yang akan terlibat sehingga dibutuhkan sebuah komitmen dalam memulainya tentuya dengan potensi yang ada di masing-masing usaha Desa Wisata, ” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Klungkung,  Anak Agung Gde Putra Wedana dalam kesempatannya memberikan arahan kepada seluruh peserta pelatihan Desa Wisata agar bisa untuk mengolah potensi dan mengolah semua permasalahan untuk dijadikan sebuah kekuatan dalam membangun Desaya.

” Kita dari Dinas menangkap ini sebagai peluang bagaimana Desa mampu untuk menggali potensinya masing-masing karena kementrian tingkat desa mengarahkan pengembangan ke tingkat Desa dan Kementerian Pariwisata mengarahkan pengembangan ke Desa Wisata karena deal terakhir  kita adalah, membangun Kabupaten mulai dari Desa, Membangun Provinsi dari Desa dan membangun Indonesia dari Desa, “tegasnya.

Baca Juga :  Tingkatka Sinyal di Nusa Penida, Telkom Pastikan Kabel Bawah Laut Terpasang Akhir Bulan Ini

Di tempat yang sama Kepala Baperlitbang Kabupaten, Klungkung, Anak Agung Lesmana juga menyampaikan bahwa Pariwisata itu identik dengan inovasi tapi disini yang berperan penting adalah sumber daya manusiaya.

“Bagaimana SDM tersebut mempunyai inovasi dan mengemas apa yang menjadi potensi dan masalah di Desa tersebut, dan apabila itu bisa dikemas kedalam industri kepariwisataan saya yakin kita akan bisa maju untuk kedepannya, ” pungkasnya. (td/JP).

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: