1
Ming. Sep 20th, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

HUKUM: JANDA DI DEPEHA DIRAMPOK DAN DIBUNUH DI TOKONYA

2 min read

Foto Ist: Janda dibunuh di tokonya

KUBUTAMBAHAN-JARRAKPOSBALI.COM – Aksi perampokan dan pembunuhan menggegerkan warga Banjar Dinas Dauh Pura, Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Balim Senin (13/7/2020) petang.

Seorang janda paruh baya dirampok dan dibunuh di tokonya. Janda yang menjadi korban perampokan disertai pembunuhan itu bernama Putu Sekar, 50, yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang.

Informasi yang diperoleh media ini di lokasi kejadian menyebutkan bahwa korban Putu Sekar sejak empat bulan tinggal seorang diri di rumahnya karena ditinggal meninggal dunia.

Bagaimana kronologis kejadiannya? Menurut sejumlah saksi mata kepada media ini menceritakan bahwa sekitar pukul 12.00 siang korban t masih terlihat berjualan di tokonya.

Baca Juga :  OPERASI YUSTISI PENEGAKAN HUKUM PROKES DI BALI TINDAK 3.051 PELANGGAR

Sekitar pukul 16.00 wita, kakak korban datang ke rumah korban. Alangkah kagetnya saksi menemukan korban Putu Sekar sudah tidak bernyawa dengan posisi tertelungkup.

Masih menurut para saksi mata, tiga puluh menit kemudian tepatnya pukul 16.30 wita bidan desa datang ke TKP dan memeriksa korban. Alhasil, ditermukan luka menggangga di kepala belakang sepanjang 13 sentimeter dan dalam lukanya sekitar 1,5 sentimeter dan lebar 2 sentimeter; terdapat luka di atas pelipis 3 sentimeter, juga terdapat luka di pelipis kanan atas 2 sentimeter; serta terdapat luka di dahi atas 3 sentimeter.

Kasubbag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya, SH, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. “Sementara di TKP sedang dilaksanakan penyilidikan oleh anggota Polsek Kubutambahan dipimpin lungsung oleh Kapolsek,” ujar Sumarjaya.

Baca Juga :  BONGKAR MES PERWIRA, GANTI DENGAN GEDUNG PELAYANAN TERPADU SATU PINTU

Setelah melumpuhkan korban hingga tewas, sang perampok membawa kabur tas dan dompet yang biasa dipakai di pinggang oleh korban, kalung mas yang biasa dipakai di leher korban juga hilang. “Sementara barang korban yang lain masih di inventarisir keluarga korban,” sambungnya lagi.

Hingga berita ini diposting, polisi masih belum bisa mengindetifikasi ciri-ciri pelaku sadis yang telah menghabisi nyawa korban tersebut.

Penulis: Francelino
Editor: Sarjana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *