Berita

Isu Miring Pergantian PP di Pengadilan Tipikor, Ini Tanggapan Dewan Kebijakan Jarrak Pusat

DENPASAR, jarrakposbali.com | Kabar miring terkait penggantian Panitera Pengganti (PP) di Pengadilan Tipikor Denpasar dalam persidangan perkara proyek pengadaan masker di Kabupaten Karangasem, mendapat respon dari Dewan Kebijakan LSM Jarrak Pusat I Putu Sudiartana.

Terlebih pergantian Panitera Pengganti tersebut dikaitkan dengan isu permainan uang yang diduga dilakukan oleh Panitera Pengganti tersebut.

Menurut Sudiartana yang juga CEO Jarrak Media Group, sungguh tidak elok mengaitkan pergantian Panitera Pengganti (PP) dalam proses persidangan dikait-kaitkan dengan isu permainan uang, karena itu sangat mencederai penegakan hukum di Indonesia. Terlebih isu tersebut belum tentu benar.

Baca Juga :  LIGA CHAMPIONS: CITY PERMALUKAN MADRID DI SANTIAGO BERNABEU
Suasana sidang di Pengadilan Tipikor Denpasar

Hendaknya menurut Sudiartana yang mantan anggota Komisi III DPR RI ini, pergantian Panitera Pengganti dalam satu proses persidangan perkara, hendaknya dilihat secara obyektif. Terlebih pergantian atau penghentian Panitera Pengganti tersebut merupakan hak prerogratif pimpinan.

“Mari kita lihat ini secara obyektif karena pergantian atau penghentian Panitera Pengganti itu menjadi hak prerogratif pimpinan. Pergantiannya belum tentu karena adanya pelanggaran atau kesalahan,” ujar Sudiartana, Rabu (13/7/2022)

Lanjut Sudiartana, di saat proses persidangan, tentulah ada pro dan kontra dalam putusan pengadilan. Namun hendaknya itu bisa dilihat secara ofbyektif dan mempercayakan proses hukum tersebut kepada pengadilan.

Baca Juga :  Meresahkan! Beberapa Warga Mijil Kehilangan Burung Merpati
  Jarrak Travel

Diketahui, berhembus kabar tak sedap, Panitera Penganti (PP) di Pengadilan Tipikor Denpasar dalam penanganan kasus dugaan korupsi proyek pengadaan masker di Kabupaten Karangasem tiba-tiba di ganti lantaran diduga terlibat permainan uang.(ded)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: