BeritaBulelengDaerahPolitik
Trending

Pencatutan Nama di Sipol, KPU Buleleng: Kebanyakan ASN

SINGARAJA, Jarrak Pos Bali –  KPU Buleleng menyebutkan rata-rata nama masyarakat yang tercantum di Sipol berprofesi sebagai ASN/PNS.

Masyarakat dibuat geger dengan munculnya nama mereka yang tercantum di Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

Viralnya kejadian itu ternyata terjadi juga ke masyarakat Kabupaten Buleleng, yang mengaku namanya tercantum sebagai anggota salah satu partai politik (parpol).

Mereka merasa kaget lantaran mereka bukanlah anggota dari parpol seperti yang tercantum dalam Sipol yang tentunya juga tidak memiliki KTA.

Mengenai hal itu, KPU Buleleng menyebutkan juga telah menerima informasi dari masyarakat mengenai pencatutan nama di Sipol.

Ketua KPU Buleleng, Komang Dudhi Udiyana; menyebutkan bahwa di Buleleng sudah ada 16 orang masyarakat yang melaporkan hal tersebut ke KPU Buleleng.

  Jarrak Travel

Dudhi mengungkapkan bahwa rata-rata masyarakat yang namanya tercantum dalam Sipol sebagai anggota salah satu parpol merupakan ASN/PNS.

“Kebanyakan sih ASN, dari pegawai di lingkup Pemkab Buleleng sampai guru,” ungkapnya saat dikonfirmasi pada hari Selasa, 13 September 2022 di Kantor KPU Buleleng.

Baca Juga :  G20 FFM, Polda Bali Terjunkan Tim Escape dan Siagakan Kendaraan Taktis

Fasilitasi klarifikasi

Selain itu, Dudhi juga menjelaskan bahwa pihaknya hanya memfasilitasi terkait pencatutan nama itu dengan mempertemukan LO partai dengan masyarakat yang bersangkutan.

Sehingga dengan adanya klarifikasi tersebut maka nama masyarakat yang tercatut itu bisa dikeluarkan dari Sipol.

KPU Buleleng hanya memfasilitasi, yang mengurus dan menghapus itu tugas dari DPP partai di pusat,” jelas Dudhi Udiyana.

“Bersamaan dengan klarifikasi itu, kami juga meminta kepada LO partai agar tetap berkoordinasi dengan DPP pusat terkait penghapusan itu,” tambahnya.

Sementara ada lima partai

Disinggung mengenai partai yang mencatut nama masyarakat Buleleng, ia menyebutkan ada lima partai hingga saat ini.

Baca Juga :  Ancam Bakar Warung, Selesai dengan Sipandu Beradat

Hal ini berdasarkan laporan masyarakat yang datang ke pihaknya, antara lain Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Lalu ada nama Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Ummat, dan Partai Buruh.

“Untuk di Buleleng sementara baru itu saja,” singkatnya.

Terkait dengan klarifikasi masyarakat mengenai adanya nama mereka di Sipol, Ketua KPU Buleleng itu menyebutkan mereka telah menyiapkan termin.

Termin klarifikasi itu akan dibagi menjadi empat gelombang, gelombang satu dari tanggal 1-14 September dan gelombang dua 15 September sampai 12 Oktober.

Kemudian gelombang ketiga mulai dari 15 Oktober sampai 10 November, dan gelombang keempat dari 10 November sampai 7 Desember 2022. (fJr/JP)

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
%d blogger menyukai ini: