1
Rab. Sep 23rd, 2020

Jarrak Pos Bali

Bersama Membangun Bangsa

Budaya Ngelawar Salah Satu atraksi Budaya Yang Wajib Di Perhatikan

2 min read

12 oktober 2019

Mangupura,JARRAKPOSBALI- Dengan kian terkikisnya budaya mebat/ngelawar di kalangan masyarakat Bali utamanya di daerah perkotaan yang sarat dengan kesibukan .disamping faktor-faktor lain,kini di lingkungan pariwisata justru budaya mebat ini makin menggeliat.Terbukti,disetiap upacara Piodalan di Pura lingkungan hotel tidak jarang karyawan membikin lawar secara beramai-ramai.

Seperti yang sedang berjalan hari ini(13/10/209) Odalan di Pura Catur Segara,Legian Beach Hotel yg jatuh bertepatan dengan Purnama Kapat,Ketua Umat Hindu Ida Bagus Partama mengajak karyawan yang beragama Hindu mengadakan kegiatan mebat sejak pukul 5.00 dini hari.

Anthusias karyawan layak diacungi kedua jempol ,dimana karyawan non Hindu pun ada yang ikut dalam kegiatan tersebut.Ida Bagus Partama yg menjabat sebagai F&B Manager ini sejak awal sudah optimis akan semangat karyawan ikut ngayah meskipun bertepatan dengan hari minggu.Disamping dengan mengolah lawar dan sate beramai-ramai seperti ini akan lebih menciptakan suasana kekeluargaan dan membangun jiwa sosial antar teman kerja, tentunya berdampak pada penekanan budget.

Baca Juga :  BBPOM DI DENPASAR-DISPERINDAG BALI EDUKASI PERAJIN ARAK BALI

Mengenai tingkat upacara Piodalan hari ini sebatas tingkat
Mapulagembal,yang dilaksanakan tiap tahun sekali setiap Purnama Sasih Kapat,atau sekitar bulan oktober,sementara tiap lima tahun sekali melaksanakan Piodalan yang dilengkapi dengan Bebangkit serta pecaruan.Untuk gebogan ,masing-masing departemen membikin satu gebogan,disamping ada juga yang membikin gebogan pribadi.Pelaksanaan prosesi upacara di mulai pukul 3.00 yang dipuput oleh Ida Pedanda Gria Telaga Punia Sari,Sidakarya.Sebagai pelengkap yadnya ditampilkan tarian rejang sari dan rejang renteng oleh karyawan dan anak-anak training.

Baca Juga :  VIRUS CORONA: PHRI DIMINTA BERSABAR, TUNGGU KEPUTUSAN GUBERNUR BALI

Sementara sekaa Shanti di hotel ini pun yang dimotori oleh Wayan Sugathi masih aktif dan tentunya turut melengkapi prosesi upacara piodalan tiap tahun.Sugathi berharap agar lebih banyak lagi generasi penerus kegiatan sekaa shanti,karena hampir tiap tahun ada saja anggota kita yang berkurang karena memasiki masa pensiun.

Jarrakposbali.com/gd

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *