BeritaNasional

Sebut Peradah Indonesia Terafiliasi Dengan Organisasi Teroris, Demisioner Ketua Umum Peradah Indonesia Kompak Turun Tangan 

KARANGASEM,JARRAKPOSBALI.com | Setelah respon cepat dari Dewan Pimpinan Nasional Peradah Indonesia pada selasa, 12 Oktober 2021 malam, yang dengan tegas membantah pernyataan dari akademisi Dayu Gayatri yang menyebutkan bahwa Peradah Indonesia Bersama beberapa ormas Hindu Nasional lainnya telah terafiliasi dengan organisasi teroris sayap kanan yang ada di India. Tak cukup sampai disana, kini para Demisioner Ketua Umum Peradah Indonesia turut turun tangan dan memberikan statmen tegas.

Secara tegas, Sures Kumar mengatakan, “Sebagai ketua umum DPN PERADAH Indonesia tahun 2015 – 2018, saya sangat sedih dan prihatin, seorang dengan Gelar Doktor, seorang Dosen, Akademisi, dan Aktivis, bisa dengan dangkalnya menyampaikan ke Publik kalau KMHDI dan PERADAH berafiliasi dengan Organisasi Teroris, ini bentuk fitnah serius, dan tidak boleh di biarkan, yang bersangkutan harus bertanggungjawab baik secara moral, etika, maupun secara hukum, saya sarankan agar PERADAH menyelesaikan hal ini secara hukum, jangan emosi atas fitnah keji ini”, ujarnya.

Sementara itu, Ngurah Wirawan yang merupakan ketua umum Peradah Indonesia periode 1997 – 2003 menjelaskan, “sejarah berdiri, berkembang, berjuang dan pengabdian PHDI, PERADAH dan KMHDI bagi umat Hindu dan bangsa Indonesia rasanya terlalu panjang dan besar untuk bisa direndahkan oleh pemain baru di kancah pergerakan keumatan. Orang bijak bisa bedakan mana loyang, mana emas. Satyam Eva Jayate !“, paparnya.

Baca Juga :  Tambrakan Adu Jangkrik

Komentar keras juga dilontarkan oleh KS Arsana, selaku Ketua Umum Peradah Indonesia periode 2003 – 2006 menyampaiakan bahwa, “Peradah merupakan organisasi yang independen dan tidak berafiliasi dengan organisasi apapun, baik secara nasional maupun internasional”, ucapnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, “Siapapun yang menyatakan Peradah Indonesia merupakan afiliasi dari Vishva Hindu Parishad (VHP) dan mengaitkannya dengan organisasi teroris di India adalah orang yang memiliki kesesatan ganda dalam berpikir. Pertama, Peradah Indonesia tidak pernah berafiliasi dengan VHP. Kedua, VHP adalah organisasi Hindu yang memiliki komitmen tinggi menjaga Hindu dan Dharma, khususnya di India, tidak ada kaitannya dengan terorisme. Hanya mereka yang anti-hindu yang menyatakan organisasi Hindu sebagai teroris”, tegasnya.

Baca Juga :  PELABUHAN SAMPALAN-BIAS MUNJUL: DIRANCANG GUBERNUR KOSTER BERMOTIF UKIRAN KUNO KHAS NUSA PENIDA

Kemudian, Komang Adi Setiawan Ketua Umum Peradah Indonesia 2009 – 2012 juga memberikan responya, “tuduhan Made Gayatri bahwa Peradah berafiliasi dengan organisasi teroris hanyalah upaya mencari sensasi dan popularitas diri. Saya mendukung langkah yang dilakukan oleh Ketua Umum Peradah Indonesia untuk melayangkan somasi kepada Made Gayatri”, ujarnya.

Hingga malam hari ini, Peradah Indonesia masih menunggu permohonan maaf serta klarifikasi dari Dayu Gayatri terkait tuduhan yang dilontarkan. Seperti yang diucapkan oleh Ketua Umum Peradah Indonesia I Gede Ariawan, apabila sampai batas waktu 2 x 24 jam belum ada itikad baik, maka Peradah Indonesia sudah menyiapkan langkah yang lebih tegas. “kami masih menunggu itikad baik dari beliau untuk meminta maaf, namun apabila sampai batas waktu yang kami berikan belum juga ada itikad baik tersebut, kami sudah siapkan langkah yang lebih tegas karena ini sudah mencoreng nama baik organisasi”. tutupnya. /je

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: